Dapatkan Gelar Bapak Pembangunan Olahraga Papua

Gubernur Papua yang juga sebagai Ketua Umum KONI Papua, Lukas Enembe didampingi oleh Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya saat menekan sirine dalam peresmian Wisma Atlet Mandala Jayapura pada tahun 2020 lalu.(Erik / Cepos)

*Lukas Enembe
JAYAPURA – Direktur Executive Indonesian Development Monitoring Institute (IDM Institute), Fahmi Hafel mengatakan bahwa IDM Institute memberikan gelar Bapak Pembangunan Olahraga Papua, kepada Lukas Enembe, SIP, MH, Gubernur Papua yang juga Ketua Umum KONI Papua.

Menurut Fahmi Hafel, pemberian gelar ini berdasarkan atas penilaian keberhasilan Lukas Enembe di dalam membangun olahraga dan infrastruktur olahraga kelas Internasional serta kelas dunia di Papua. Dan semua itu terlepas dari perjuangan awal Lukas Enembe, yang berhasil menjadikan Papua sebagai tuan rumah PON XX tahun 2021.Fahmi Hafel menjelaskan, bahwa IDM Institute adalah Lembaga Organisasi Nasional, yang didirikan pada tahun 2005 sebagai lembaga penelitian sosial politik pada bulan Agustus 2006 silam. IDM menyatukan para ilmuwan sosial dari berbagai disiplin ilmu untuk mengejar dan melakukan penelitian yang disponsori oleh lembaga Internasional dan Nasional serta Yayasan swasta, BUMN.

Selain itu, tokoh politik nasional yang juga Ketua Badan Pendiri IDM Institute, Arief Poyuono turut mendukung dan menyatakan bahwa gelar yang diberikan oleh IDM Institute kepada Lukas Enembe itu sudah sangat tepat.

Dan Arief Poyuono mengucapkan selamat dan sukses kepada Lukas Enembe atas raihan gelar dari IDM Institute ini. Menurut Arief Poyuono, bahwa dengan dilaksanakannya PON XX di Papua, akan memberikan banyak sekali dampak yang positif, baik dari segi Pembangunan daerah, maupun pembangunan Olah Raga Bumi Papua.

Kegigihan Lukas Enembe ini yang ingin membangun Papua dalam berbagai bidang, sejalan dengan konsep pembangunan Presiden Jokowi yang ingin membangun Indonesia dari Timur.

Potensi bakat Alam para Atlet Papua dipadukan dengan berbagai sarana olahraga yang canggih dan modern, tentunya akan membawa suara Era Kebangkitan Olahraga di Tanah Papua.

Arief Poyuono berharap agar dimasa mendatang, para atlet dari Bumi Cenderawasih ini, bisa mengharumkan nama Papua dan juga Indonesia di kancah olahraga Internasional dan Dunia.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Papua, yang dikonfirmasi via telepon, Jumat (23/7) menyatakan terharu dan bangga atas pemberian penghargaan Lukas Enembe oleh suatu organisasi nasional seperti IDM Institute tersebut. Kenius Kogoya menyatakan bahwa pemikiran dan cita-cita Lukas Enembe untuk membangun Papua dalam berbagai bidang sangat tinggi.

PON XX Papua 2021 ini seperti anugerah yang tak ternilai bagi Papua, dan ini merupakan momen yang langka dan prestius. 50 tahun kedepan Papua belum tentu bisa mengulangi hal seperti ini lagi.

Keberhasilan Papua sebagai tuan rumah PON XX tahun 2021 akan dicatat dengan tinta emas dalam sejarah pembangunan peradaban di tanah Papua. Dan menurut Kenius, sangatlah tepat jika Lukas Enembe diangkat sebagai bapak pembangunan olahraga Papua, karena memang jasanya sangat luar biasa dalam memperjuangkan pelaksanaan PON XX di Tanah Papua

Kenius Kogoya juga diketahui selalu bahu membahu bersama bapak Lukas Enembe yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Papua. Terbukti, hingga mendekati hari pelaksanaan PON XX tahun 2021, semua persiapan bisa dikerjakan dengan baik dan secara profesional.

Kenius Kogoya menyadari bahwa tugas dan tanggung persiapan pelaksanaan PON XX ini adalah pekerjaan dengan level nasional, harga diri dan martabat Orang Asli Papua turut dipertaruhkan dalam kesiapan sebagai tuan rumah PON XX ini, sehingga Papua bisa meraup dua sukses sekaligus, yaitu Sukses Penyelenggaraan dan juga sukses prestasi.

“Kami akan mencoba untuk berdiskusi dengan Bapak Lukas Enembe mengenai teknis acara kegiatan penyerahan plakat dan sertifikat pengangkatan bapak Lukas Enembe sebagai bapak pembangunan olahraga Papua oleh IDM Institute ini,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *