Pemotongan Dana Kampung di Lanny Jaya Dipertanyakan

Girmin Wenda.(Girmin For Cepos)

JAYAPURA-Penyaluran Dana Kampung ke 354 kampung di Lanny Jaya dilaporkan tidak diterima utuh oleh masing-masing kampung. Dimana setiap kampung ada pemotongan sebesar Rp 71 juta, yang ditransfer ke salah satu rekening perusahan bernama CV Poropaga.

  “Kami minta  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung ( DPMK ) Kabupaten Lanny Jaya untuk segera menjelaskan kepada 354  Kepala Kampung dan 1 Kelurahan sebagai Penguasa  Penguna Anggaran tentang  adanya pemotongan Dana Per-Kampung Rp 71 juta ini,”ungkap   Ketua Fraksi Nawi Abua DPRD Lanny Jaya  Girmin Wenda kepada Cenderawasih Pos melalui,  telepon selulernya, Rabu (21/7).

  Menurutnya, harus ada alasan dan dasar aturan juknis yang jelas  terkait pemotongan Dana Kampung tersebut. Dana itu disalurkan kepada siapa dan diperguanakan untuk apa. Kalau pemotongan itu Pemotongan Dana Per-Kampung sebesar 71 juta yang ditransfer ke CV. Poropaga merupakan hasil dari Musrenbang Kampung/Desa (Muskam/Musdes) dan atau Musrenbang Distrik (Musdis) yang jadi pertanyaan mengapa  seluruh Kepala Kampung demo pada 14 Mei 2021 di depan Kantor DPMK. Dimana  saat proses pencarian berlangsung, kepala kampung  menuntut DPMK Kabupaten Lanny Jaya untuk membatalkan transaksi ke CV. Poropaga.

  Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Lanny Jaya Viktor Ari saat dikonfirmasi mengakui  adanya kepala bidangnya yang melakukan pungutan dana Rp 71 juta kepada setiap kepala Kampung di Lanny Jaya.

  Selaku kepala dinas mengaku bahwa  semua  kegiatan yang di buat dinas tetap memacu pada tupoksi dan aturan yang ada. Namun soal pemotongan itu, diluar kendalinya. ‘Karena saya tidak bisa bikin apa – apa lagi, karena yang saya perintah yang berdasarkan rekomendasi saya. Soal  dilakukan pencairan dana selanjutnya itu di luar kendali saya, dan paling bagus mereka harus pertangungjawaban dana ini, karena yang jelas staf yang lakukan,” katanya. (oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *