Masjid Pasar Wamanggu  Sediakan 1.000 Paket Daging Kurban

Warga yang telah mendapatkan kupon dari petugas hari Idul Adha Masjid Pasar Wamanggu saat antre mendapatkan paket daging kurban, Rabu (21/7) kemarin  .(Sulo/Cepos)

MERAUKE– Pengurus PKM Masjid Nurul Mujahidin Pasar Wamanggu Merauke menyiapkan 1.000 paket daging  kurban kepada warga dhuafa.  Daging kurban tersebut dibagikan kepada para penerima, Rabu  (21/7).

   Ketua PKM Masjid Nurul Mujahidin Pasar Wamanggu Merauke H. Ali Syahbana, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa  untuk tahun  ini sebanyak 18 ekor sapi dan 1 kambing  disembelih  untuk  hari kurban tersebut. Dari 18 sapi kurban  tersebut, 13 ekor dipotong di RPH  untuk dibagikan kaum dhuafa  yang telah memperoleh kupon.  Sedangkan 5 ekor lainnya dipotong untuk jamaah yang  menyembelih sapi kurban tersebut.

   “Kalau dibandingkan  tahun lalu,  tahun ini ada peningkatan 3 ekor sapi kurban. Kalau tahun kemarin, hanya  15 ekor sapi,” jelasnya.

   Dikatakan, untuk 13 ekor sapi yang dipotong di RPH,  dibuat dalam  1.000 paket untuk kaum dhuafa dan kepada yang sepantasnya menerima.   Penyaluran paket daging kurban  ini, lanjut Ali Syahbana  dilakukan dengan 2 cara  yakni pertama door to door dan kedua  mereka yang setiap tahunnya datang ke Masjid Pasar Wamanggu untuk meminta kupon.

    “Kami setiap tahunnya  berupaya fokus  meminimalisir kesalahan lalu. Kami berusaha memperbaiki agar betul-betul tepat sasaran,” jelasnya.

   Dikatakan, ada juga yang datang karena tidak dapat kupon. Namun pihaknya tahu bahwa orang-orang tersebut kadang sudah  menerima di tempat lain dan hanya berpindah-pindah tempat dimana pembagian daging kurban dimulai.

   ‘Mereka hanya musiman. Di Masjid Raya dia juga, di masjid Polder dia juga. Sehingga  kami maksimalkan pembagian yang door to door,” katanya.

   Soal harapannya terkait dengan pembagian daging kurban tersebut, menurut Ali Syahbana, karena ini adalah ibadah dan merupakan keikhlasan dari yang berkurban, sehingga  pihaknya fokuskan kepada warga yang jarang makan daging. “Kita fokuskan kepada saudara-saudara kita yang  jarang makan daging,” pungkasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *