Masih Ada yang Melanggar Prokes Saat Salat Idul Adha

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., mennyerahkan hewan kurban kepada masjid dan pesantren di Kota Jayapura, Senin (19/7) kemarin.

Suasana Salat Id di Masjid Nurul Amin Yapis Dok 5.(Gratianus silas/cepos)

*Pemkot Ikut Salurkan Hewan Kurban ke Lima Distrik
JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura menyalurkan 5 ekor sapi di Masjid dan Pesantren di Kota Jayapura, Senin (19/7) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., menyebutkan bahwa 5 ekor sapi kurban disalurkan di 5 masjid dan persantren di masing-masing wilayah adat.
Adapun yang mendapatkan hewan kurban dari Pemkot Jayapura antara lain, Pesantren Ustad Payage di Angkasa, Jayapura Utara, Masjid Suhada Hamadi, Jayapura Selatan, Masjid Al Ihsan Abepura, Masjid Darul Mutaqin Heram, dan Masjid Quba Koya Barat, Muara Tami.
“Jadi, satu distrik dapat satu ekor sapi hewan kurban. Kenapa kurang, karena ini pandemi sehingga ada perubahan anggaran kita untuk direfokusing. Kita harap, dengan pemberian hewan kurban ini, pihak masjid dan pesantren yang menerima bisa betul-betul mendistribusikannya dengan baik, agar yang berhak menerima bisa menjadi bentuk rasa syukur dan kepedulian masyarakat di lingkungan kita,” ungkap Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM.
Wawalkot menjelaskan bahwa pada Idul Adha, jemaah yang beribadah tetap menerapakan prokes yang ketat. Artinya beribadah diizinkan di masjid dan mushola, tapi hanya boleh di dalam gedung, tidak boleh di halaman atau pekarangan tempat ibadah. “Kapasitas yang beribadah itu 25 persen dari luas bangunan masjid/mushola, dan tetap jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan pakai sabun,” tambahnya.
Sebagaimana dalam pemantauan di sejumlah masjid di Kota Jayapura, pelaksanaan Salat Idul Adha 1442 H tetap mengikuti protokol kesehatan, tapi ada juga yang tidak mengikuti prokes karena jamaah yang datang ke masjid cukup banyak bahkan lebih dari 25% yang disyaratkan oleh Pemkot Jayapura. Ada beberapa masjid juga yang tutup alias tidak menggelar Salat Idul Adha karena khawatir akan kesehatan Jamaah, seperti Masjid AT-Taqwa Dok 8, Masjid Al Askar Entrop.
Ketua MUI Kota Zulhan Ma’mun yang dihubungi tadi malam mengatakan karena hasil keputusan rapat Pemkot Jayapura bersama MUI Kota dan Satgas Covid-19 Kota Jayapura telah diputuskan Salat Idul Adha bisa dilaksanakan yang penting dibatasi 25%.
Dia mengakui banyak yang melanggar dari keputusan Satgas Covid-19 tentang keterisian hanya 25%, namun tidak bisa berbuat apa-apa karena terbatas personel dan kuatnya keinginan umat muslim melaksanakan salat Idul Adha. Dia hanya berharap umat muslim tetap menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu Ketua BKMM ( Badan Kordinasi Masjid n Musholla) Distrik Heram Dr. Eko siswono M.HI mengatakan dari data yang masuk dari Distrik Heram 162 sapi dan 15 ekor kambing. (gr/dil/wen)
Perolehan Hewan Qurban Masing- masing Masjid (Distrik Heram)
1. Masjid As Salwa Sapi 23 ekor dan 2 ekor kambing
2. Masjid Baitul makmur 22 ekor sapi, dan 2 ekor kambing
3. Masjid Nurul Huda expo, 22 Sapi dan 1 kambing
4. Masjid Asy Syarif sapi 19
5. Masjid Jami’atul Muslimin , 13 Sapi dan 1 kambing
6. Masjid Al Ikhlas Perumnas 3 13 sapi
7. Mushala An Nur depan pompa bensin 11 Sapi
8. Masjid Al Hamid IAIN 8 Sapi
9. Masjid Ridho Allah Korem 8 sapi dan 2 Kambing
10. Masjid Darul Muttaqin yoka 8 Sapi
11. Masjid Al Muttaqin Buper Sapi 7 dan 3 Kambing
12. Masjid Miftahul Huda Denzipur 6 sapi dan 2 kambing
13. Perum Graha Youtefa 5 Sapi
14. Musholla Nurussalam SPG 3 sapi
15. Masjid Al Bayan Buper 3 Sapi
16. Ponpes Yaa Bunayya 3 Sapi dan 2 Kambing
17. Masjid Al Ikhlas Organda 2 sapi
18. IPDN 2 Sapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *