Dukung Ekowisata, Bangun Tracking Sepanjang 420 Meter

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yan Yap Ormyseray didampingi kepala kampung Yoboi, Sefanya Wally dan anggota DPRD Jayapura, Angganeta Wally saat memancang tiang pembangunan jembatan atau tracking sepanjang 420 meter di Kampung Yoboi, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Selasa (20/7).(Yewen/Cepos)

SENTANI– Dalam rangka mendukung pengembangan ekowisata di Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua membangun tracking atau jembatan kayu sepanjang 420 meter di Kampung Yoboi Sentani. Pembangunan itu ditandai dengan pemancangan tiang penyangga jembatan yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yan Yap Ormyseray, di Kampung Yoboi, Selasa (20/7).

“Ini bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua, dari Bapak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk masyarakat di Kampung Yoboi guna pengembangan ekowisata,”kata Yan Yap Ormyseray, di sela-sela kegiatan pemancangan tiang penyangga di Kampung Yoboi, Selasa(20/7).

Pemerintah berharap dengan adanya pembangunan tracking ekowisata ini dapat menambah destinasi wisata di Papua secara khusus di Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura. Selain itu, dengan adanya pembangunan tracking tersebut dapat memberikan pilihan bagi masyarakat atau wisatawan dalam berwisata, terutama wisata yang bernuansa alam.

“Kita harapkan dengan adanya ekowisata ini, selain sebagai tempat hiburan, juga tempat pendidikan, terutama pendidikan yang berkaitan dengan lingkungan hidup,” ujarnya.

Menurutnya, di Kampung Yoboi memiliki aneka ragam potensi alam, mulai dari potensi alam yang ada di danau, termasuk potensi alam hutan sagunya. Pihaknya juga berharap pekerjaan tracking ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga bisa dimanfaatkan pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti.

“Ini bisa menjadi salah satu tempat wisata baik bagi atlet maupun peserta PON, bisa berwisata yang bernuansa alam di Kampung Yoboi. Kita harapkan trackking ini selesai dibangun sebelum pelaksanaan PON, sehingga bisa menjadi salah satu pilihan berwisata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, kepala kampung Yoboi, Sefanya Wally, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dengan membangun tracking sepanjang 420 meter di kampung itu.

“Kami pemerintah dan masyarakat di Kampung Yoboi merasa bangga dan berterima kasih, kepada gubenur Papua yang bisa membantu kami bersama dengan kepala Dinas Kehutanan Papua,” ucapnya.

Dia menyatakan, dengan dibangunnya tracking atau jembatan sepanjang 420 meter itu, setidaknya dapat memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *