Varian Delta Masuk Merauke

 

dr. Nevile R. Muskita  . (Sulo/Cepos )

**Masyarakat Diminta Lebih Ketat Dalam Penerapan Prokes

MERAUKE – Apa yang dikhawatirkan terkait peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tajam dibarengi dengan tingkat kematian yang tinggi belakangan ini terbukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel yang dikirim oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke ke Balitbang Pusat Kesehatan Republik Indonesia, ternyata varian Delta asal India sudah masuk ke Merauke.

Diperkirakan, varian Delta ini masuk sejak Mei-Juni 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita, saat dihubungi Cenderawasih Pos lewat telpon selulernya mengungkapkan bahwa dari 12 sampel yang dikirim ke Jakarta, 10 di antaranya merupakan varian Delta.

‘’Dari 12 sampel yang kita kirim ke Jakarta, 10 diantaranya merupakan varian Delta,’’ ucap mantan Direktur RSUD Merauke ini. Nevile menjelaskan bahwa dengan masuknya varian Delta asal India tersebut, masyarakat harus sadar dan lebih Prokes lagi. Sebab, virus yang menyebar di Merauke sekarang ini bukan seperti yang sebelumnya. ‘’Virus Delta ini penyebarannya cukup tinggi sekira 7 kali lipat dibandingkan dengan virus sebelumnya. Disamping itu, tingkat kematian juga lebih tinggi,’’ bebernyam

Untuk Prokes, masyarakat ketika keluar rumah wajib menggunakan masker tidak hanya satu lapis tapi kalau perlu 2 lapis. ’’Jaga jarak dan menghindari kerumuman,’’ terangnya. Tak hanya itu, sering mencuri tangan dan jika tidak ada keperluan yang mendesak seharusnya tinggal berdiam di rumah,” pintanya.

Sekadar diketahui, Merauke sempat mendekati zero kasus di awal bulan Juni 2021 tepatnya tanggal 4 Juni 2021 yang saat itu tinggal 1 kasus dengan jumlah kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 916 kasus dengan kematian 54 orang. Namun langsung melonjak naik pada 19 Juni dengan yang dirawat sebanyak 35 orang, kasus kumulatif 954 orang dan meninggal 55 orang. Ini terjadi setelah adanya pelaku perjalanan dari Jakarta yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian pertanggal 19 Juli 2021, jumlah yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif sebanyak 1.789 orang, sembuh 1.274 orang. Sedangkan yang meninggal 94 orang. (ulo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *