Pendirian Sekolah SMP di Distrik Walaik Bakal Dikaji

Walden Hood Sinaga.(Denny/Cepos)

WAMENA– Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya memastikan bakal melakukan kajian kembali untuk pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Distrik Walaik. Sebab dalam pembangunan sebuah sekolah harus didukung oleh sekolah yang ada di bawahnya agar tidak saling mematikan satu sama lain.

  Menurut Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya Walden Hood Sinaga,  salah satu persyaratan untuk mendirikan SMP itu dimulai dengan jumlah siswa calon anak didik di tingkat SD. Artinya minimal harus 3 SD untuk mendukung satu SMP, sedangkan di Distrik Walaik baru satu SD saja, sehingga untuk pendirian SMP masih harus dilakukan kajian.

  “Jadi untuk pendirian sekolah SMP seperti yang diminta masyarakat itu harus didukung dengan sekolah di tingkat bawa SD, sedangkan di Distrik Walaik ini baru satu sekolah tingkat SD, namun nanti akan kita lihat lagi,”ungkapnya Sabtu (17/7) kemarin.

  Ia menyatakan, syarat lain adalah radius , atau jangkauan siswa ke sekolah ini juga menjadi tolak ukur untuk pendirian SMP. Hal ini dilakukan agar satu sekolah tak mematikan sekolah yang lain, sehingga mungkin pendirian SMP ini harus ada di tengah agar bisa menjangkau siswa dari Distrik dan Kampung di sekitarnya.

   Kata Plt Kepala Dinas Pendidikan, upaya Dinas sendiri untuk memfasilitasi siswa yang jangkauan ke sekolah jauh sebenarnya ini merupakan satu upaya dari pemerintah , namun tentunya harus ditopang dengan infrastruktur jalan yang memadai sehingga bisa dilalui oleh kendaraan yang mengantarkan anak sekolah. (Jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *