Berharap Noken yang Diberikan Bukan Noken Imitasi

Frengki Warer.(Noel/Cepos)

JAYAPURA – Rencana Pengurus Besar Pekan Olah Raga Nasional (PB PON) menyiapkan 25 ribu noken sebagai souvenir dalam PON XX mendapat apresiasi dari ketua Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) Frengky Warer.

Namun, ketua Solpap menyebut pemberian souvenir noken tersebut bukan noken imitasi, tapi noken asli yang dianyam oleh mama-mama Papua. Mengapa demikian? Frengky Warer menjelaskan noken yang dianyam langsung oleh mama-mama Papua menimbulkan kesan original, dan para tamu yang diberikan souvenir tersebut merasa bangga  karena mendapatkan souvenir yang berbeda.

“PB PON harus utamakan Noken milik mama-mama Papua yang  benar-benar dari hasil karya mereka (mama-mama) agar  para tamu merasa senang karena mereka mendapat noken  langsung dari tangan mama-mama Papua, bukan yang imitasi,” kata Warer di Pasar mama Papua, Sabtu, (17/7).

“Solpap memberi apresiasi tinggi kepada PB PON karena bisa membeli noken dari mama – mama karena selain mengangkat budaya Papua juga bisa mengangkat ekonomi pengrajin Noken di Papua,” katanya.

Diharapkan selain PON membawa nama daerah PON juga bisa meningkatkan ekonomi orang asli Papua secara nyata.

“Solpap mengharapkan niat baik PB PON ini benar-benar diwujudkan jangan hanya bicara di media masa tapi pelaksanaanya tidak demikian, sepeti kemarin pada saat Gebyar PON XX mama-mama Papua malah ditelantarkan di luar jalan Kantor Gubernur Papua,” katanya prihatin.  Warer juga meminta pemerintah daerah dan Pemprov harus saling koordinasi untuk membuka galeri pusat pembelanjaan dari masyarakat sekitar.  (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *