Di KPPN Biak, Serapan DAK Fisik Sangat Minim

Bagong Iswanto.(Fiktor/Cepos)

BIAK-Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2021 di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Biak  masih sangat minim. Hingga   16 Juli 2021 penyaluran DAK lewat KPPN Biak masih 1,9 % atau baru Rp. 4.086.943.250 dari total pagu yang DAK sebanyak Rp. 266.546.804.938 untuk dua kabupaten, yakni Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori.

   Dari jumlah DAK sebesar itu, Kabupaten Biak Numfor sebesar Rp. 207.818.773.878 dan baru terealisasi Rp. 4.086.943.250, lalu Kabupaten Supiori tahun 2021 sebesar Rp. 58.728.031.060 dan hingga dengan berita ini diturunkan belum ada terealisasi di KPPN Biak.

   Kepala KPPN Biak Bagong Iswanto mengatakan, bahwa realiasi DAK di Kabupaten Biak Numfor baru sebesar 1,9 % dari total pagu anggaran tahun 2021, lalu Kabupaten Supiori realisasi pencaiarannya masih nihil atau belum ada.

   “Kami pada dasarnya siap merealisasikan pencairan DAK, kalau dokumen sebagai syarat pencairan suah diajukan ke kami. DAK Kabupaten Biak Numfor baru terealisasi 1,9 %, sedangkan untuk Kabupaten Supiori sama sekali belum ada,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/7) kemarin.

   Menurutnya, masih minimnya realisasi DAK itu salah satunya, disebabkan karena adanya perubahan aturan dimana dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor : KMK -13/KMK.07/2021 tentang batas waktu perpanjangan batas waktu penerimaan dokumen persyaratan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2021 diperpanjang dari tanggal 21 Juli 2021 menjadi paling lambat tanggal 31 Agustus 2021. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *