Gubernur Tegaskan Sesuai Jadwal dan Telah Siap

Gubernur Papua, Lukas Enembe saat mengunjungi Venue Aquatik Papua beberapa bulan lalu.(Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Hari ini, Jumat (16/7) Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua tinggal menyisakan 78 hari lagi. Presiden Jokowi dalam rapat terbatas bersama Gubernur Papua beberapa hari lalu sudah menegaskan, bahwa pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021 tetap akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal.

Sedianya, PON XX akan dilaksanakan pada 2-15 Oktober, dan Peparnas XVI dilaksanakan pada 2-15 November. PON akan mempertandingkan 37 cabang olahraga di empat kluster, sementara Peparnas XVI mempertandingkan 12 cabang olahraga di dua zona penyelenggara.

Dalam laporan progres report PB PON Papua saat rapat terbatas, Gubernur Papua yang juga selaku Ketua PB PON Papua menyampaikan terimakasih kepada kepada bapak Presiden RI atas dukungannya melalui Inpres 10 Tahun 2017 dan Inpres 1 Tahun 2021, sehingga persiapan PON XX Papua 2021 telah mencapai progress yang memuaskan. Oleh sebab itu, Gubernur Lukas menegaskan jika Pemerintah Provinsi Papua dan seluruh masyarakat siap sukseskan PON XX Papua tahun 2021.

“Marilah kita menjadikan PON XX Papua 2021 sebagai ajang untuk memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dan juga sebagai tolak ukur pembangunan prestasi olahraga nasional. Dalam menyukseskan PON XX, Pemerintah Provinsi Papua terus bersinergi dan memberikan dukungan kepada PB PON dan Sub PB untuk sukseskan PON XX Papua 2021,” ungkap Gubernur Enembe dalam laporan yang diterima oleh Cenderawasih Pos.

Kata Gubernur Enembe, persiapan upacara pembukaan dan penutupan PON XX telah memasuki proses pengadaan dan pengiriman logistik OCC yang diperkirakan seluruh logistik akan tiba di Jayapura dan terpasang di Stadion Lukas Enembe pada 15 September 2021. Kemudian upacara Api PON dan Kirab Api PON dengan rute pengambilan Api dimulai dari Sorong, Papua Barat dengan rute Biak, Mimika, Wamena, Merauke, dan terakhir di Jayapura.

Orang nomor satu di Provinsi Papua itu menyebutkan progres persiapan pertandingan, berdasarkan SK KONI No. 29 Tahun 2021 tentang penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan, Pemerintah Provinsi Papua akan terus bersinergi dan mendukung PB PON dan Sub PB PON untuk sukseskan pertandingan 37 cabang olahraga dan 56 disiplin dengan mempertandingkan 681 nomor pertandingan yang diikuti 6.496 Atlet dan 3.248 Ofisial untuk memperebutkan 681 medali emas, 681 medali perak dan perunggu.

“Sebagai Gubernur Papua, saya setelah melihat progress kerja yang disampaikan Ketua Harian PB PON (Yunus Wonda), maka dapat dipastikan bahwa semua pertandingan pada PON XX Papua 2021 dapat dilaksanakan sesuai jadwal pertandingan. Sebagai informasi, ada pertandingan yang dimulai mendahului upacara pembukaan yaitu minggu kedua September 2021,” ujar Gubernur Enembe.

Soal progres persiapan peralatan pertandingan, dari 56 disiplin cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XX Papua 2021, tanggung jawab penanganan Peralatan Pertandingan terbagi dua, yaitu 36 disiplin cabang olahraga menjadi tanggung jawab Kemenpora RI. Sedangkan peralatan pertandingan yang menjadi tanggung jawab PB PON XX adalah 20 disiplin cabang olahraga.

Peralatan dari 20 Disiplin cabang olahraga yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua dan PB PON, seluruhnya telah berbelanja dan saat ini secara bertahap dalam proses pengiriman dan diperkirakan akan tiba dan terpasang di masing-masing kluster paling lambat 20 September. (Peralatan yang sudah tiba adalah Bilyard di Kabupaten Mimika dan Menembak di Kabupaten Jayapura).

Gubernur Enembe juga membeberkan soal progres venue dari 56 disiplin cabang olahraga yang akan dipertandingkan, menurutnya sudah mencapai 80 persen, kecuali venue cabang olahraga Rugby yang diperkirakan selesai pembangunannya pada 30 September 2021 dan akan dipertandingkan pada tanggal 10 sampai dengan 13 Oktober 2021.

“Progres persiapan pengamanan, Pemerintah Papua dan PB PON terus memberikan data dan informasi tentang progress persiapan kepada Kapolda Papua sebagai penanggung jawab pengamanan PON XX sebagai rujukan rencana pengamanan PON XX oleh TNI dan Polri. Kemudian persiapan SDM, Pemerintah Provinsi Papua terus bersinergi dengan PB PON dalam pengadaan SDM pendukung PON XX Papua 2021 dan hingga saat ini sudah terdaftar 11.000 orang volunteer yang akan didistribusikan ke seluruh Bidang Pendukung sesuai dengan klasifikasi yang dibutuhkan,” ucap Gubernur.

Sementara untuk persiapan konsumsi, gubernur dua periode itu menyebutkan, karena keterbatasan anggaran dalam persiapan PON XX Papua 2021, maka Pemerintah Provinsi Papua dan PB PON terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menyusun strategi pembiayaan dan penanganan konsumsi atlet, ofisial dan panitia pertandingan serta SDM pendukung,” jelasnya.

“Karena pembiayaan konsumsi diusulkan melalui anggaran Pemerintah Pusat. Mengingat waktu terbatas dan terus berjalan, maka percepatan pergeseran anggaran Pemerintah Pusat kepada PB PON XX dan Sub PB PON XX melalui Pemerintah Papua dapat segera direalisasikan mengingat proses lelang dan pengadaan barang membutuhkan waktu yang banyak,” sambung Gubernur Enembe.

Dan untuk persiapan akomodasi, Gubernur Enembe menyampaikan bahwa Pemerintah Papua berterima kasih kepada bapak Presiden RI melalui Kementerian PUPR yang memberikan dukungan 16 tower rusun dengan kapasitas tampung 2300 orang. Katanya, Pemerintah Papua dan PB PON terus berkoordinasi dengan TNI-POLRI dalam melakukan rehabilitasi terhadap fasilitas asrama dan rumah dinas yang diharapkan dapat menampung 2000 orang.

Gubernur Enembe juga menjelaskan jika Pemerintah Papua dan PB PON XX telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk kepastian pembiayaan sewa hotel dan sewa jasa hospitality untuk akomodasi non hotel. Dengan pendekatan pemenuhan akomodasi melalui Kementerian PUPR dan TNI-POLRI serta sewa hotel, maka akomodasi PON XX sangat cukup.

“Dan untuk transportasi, Pemerintah Papua juga berterima kasih kepada bapak Presiden RI melalui Kementerian Perhubungan RI yang memberikan dukungan 428 Bus dengan pengemudi 470 orang yang akan terdistribusi ke Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke,” pungkasnya. (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *