237 Warga Bhayangkara Divaksin

237 warga Bhayangkara divaksin dalam Gerai Vaksin Presisi Polresta yang digelar di Lapangan sepakbola Kompleks Bhayangkara I Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kamis (15/7).(Humas Polresta)

JAYAPURA – Sebanyak 237 warga Bhayangkara divaksin dalam Gerai Vaksin Presisi Polresta yang digelar di Lapangan Bola Kompleks Bhayangkara I Dok IV, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kamis (15/7).

Giat gerai vaksin presisi digelar bekerjasama dengan Bid Dokkes Polda Papua dengan melibatkan personil Sidokkes Polresta Jayapura Kota yang dikoordinir langsung oleh Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Supraptono didampingi Kasat Binmas AKP Piter Kendek.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas mengatakan, giat gerai vaksin presisi Polresta Jayapura Kota dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam hal percepatan target vaksin di indonesia khususnya papua atau kota Jayapura.

“Tanggung jawabnya juga dibagi pemerintah dengan mengajak Polri dan TNI untuk membantu dan sudah ditargetkan, untuk Polresta sendiri targetnya membantu sebanyak 2200 orang yang divaksin dan sampai dengan kemarin selama dua minggu gelar giat vaksinasi target kami sudah terpenuhi,” kata Kapolresta.

Lanjutnya, walaupun sudah penuhi target yang diberikan namun pihaknya hari ini tetap menggelar Gerai Vaksin guna terus mendukung pemerintah dalam menjangkau masyarakat ditempat-tempat tinggalnya.

“Selama dua minggu berjalan kami mulai dari asrama kepolisian, selanjutnya akan digelar di Hamadi Resimen setelah itu akan menjangkau lingkungan-lingkungan umum lainnya di tengah masyarakat agar target dari pemerintah kota tercapai sebanyak 70 persen dari populasi penduduk yang memenuhi syarat,” bebernya.

Terkait adanya unsur paksaan untuk masyarakat wajib mengikuti vaksin Kapolresta menuturkan, Vaksin itu adalah hak asasi setiap orang dan tidak bisa dipaksakan. Pemerintah dalam hal ini mengimbau bahwa pelaksanaan vaksin sangat bermanfaat.

“Bukan berarti sudah divaksin berarti aman dari Covid-19 tapi paling tidak hal tersebut mengurangi resiko penularan yang besar, selain itu daya tangkalnya lebih baik tapi harus juga dimengerti bahwa sebelum vaksin dilakukan screening untuk memenuhi syarat dilakukannya vaksinasi,” ungkap Kombes Pol. Gustav.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung dan mengikuti program vaksinasi pemerintah untuk membentengi diri dari resiko besar penularan virus Covid-19. Hasil pelaksanaan vaksin yang dilakukan hari ini total pendaftar sebanyak 259 orang dan yang berhasil divaksin 237 orang, sementara sisanya sebanyak 22 orang harus ditunda karena hasil screening tidak memenuhi syarat untuk dilakukan vaksin, vaksin dosis pertama sebanyak 288 orang sedangkan sisanya 9 orang memasuki vaksin dosis tahap ke II.(fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *