Venue Sepatu Roda Tinggal Finishing

Venue Sepatu Roda yang ada di Buper Waena.(Sahid for Cepos)

JAYAPURA – Progres pembangunan venue Sepatu Roda yang sedang dibangun di kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Waena kini tinggal menyisakan tahap akhir. Venue yang disiapkan untuk pelaksanaan PON XX 2021 Papua itu sudah mencapai 95 persen.

Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Perserosi) Papua, Jefri Habel, mengatakan, bahwa progres venue yang dibangun dari APBN itu tinggal tahap akhir dan akan rampung pada akhir Juli.

“Saat ini tinggal tahap finishing saja, dan target rampung pada akhir bulan Juli,” ungkap Jefri Habel kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Rabu (14/7).

Venue Sepatu Roda ini digadang-gadang akan menjadi venue Sepatu Roda terbaik se-Asia. Dan akan menjadi salah satu ikon baru di Bumi Papua.

Sebelumnya, Project Manager, PT Nindya Karya, Muhammad Fatahillah mengatakan, bahwa venue Sepatu Roda kini masuk pada proses tahap akhir. Fatahillah juga menyebutkan, bahwa pengerjaan venue Sepatu Roda tidaklah mudah. Pasalnya di tengah Pandemi Covid-19 yang berujung pada pembatasan penerbangan membuat mereka tidak bisa mendatangkan beberapa pekerja dari luar Papua.

“Untungnya situasi kemarin kita menggunakan tenaga yang ada dan menggunakan masyarakat lokal juga, sehingga bisa memulai pekerjaan di sini,” ujar Fatahillah.

Fatahillah menjelaskan, yang membuat arena Sepatu Roda benar-benar dikatakan bertaraf dunia karena hampir semua material atau komponen yang berada di arena Sepatu Roda harus didatangkan dari luar negeri.

Seperti scoring board, lampu FOP, dan finishing lintasan, dan foto finish. Begitu juga dengan time sistem yang sudah berstandar word skate.

Soal kapasitas, Fatahillah mengaku, bahwa bangunan yang telah menghabiskan anggaran Rp 86 miliar dari 166 miliar (Sepatu Roda, Panahan dan Dayung) itu memiliki kapasitas 650 penonton.

Selain itu, venue Sepatu Roda juga telah dilengkapi dengan ruangan ganti putra/putri, toilet, panpel, medis, official, doping, VIP dan juga dilengkapi dengan gudang.

Fatahillah juga mengatakan, bahwa venue Sepatu Roda juga telah tamah difabel. Sehingga venue Sepatu Roda tak hanya digunakan untuk atlet nomor namun juga bisa diperuntukan untuk atlet difabel.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa saat venue Sepatu Roda rampung, mereka masih akan bertanggung jawab untuk pemeliharaan dan perawatan hingga pasca pelaksanaan PON XX 2021. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *