Masalah Batas Wilayah Mulai Diperjelas

Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi.(Denny/Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi mengaku soal batas wilayah  Distrik Tagime dan Tagineri yang masuk pada wilayah Jayawijaya dan berbatasan Tolikara, sudah mulai diperjelas. Sebenarnya secara administrasi keduanya sah, sehingga dari Kabupaten Tolikara tetap membawa administrasinya kembali, tetapi wilayah itu tetap menjadi milik Jayawijaya.

  “Aset yang ada di wilayah Tagime dan Tagineri telah dikembalikan Kabupaten Tolikara kepada Kabupaten Jayawijaya kembali, selama ini pelayanan ke masyarakat juga dari Jayawijaya,”ungkapnya Rabu (14/7) kemarin.

  Ia mengakui sebenarnya masyarakat yang ada ini hanya satu hanya saja pada saat pemekaran wilayah dilakukan, ada pengambilan wilayah dari Kabupaten induk Jayawijaya sebagai Mama, namun kemarin sudah diperjelas dan pihaknya berterimakasih kepada Bupati Tolikara dengan niat baik mengundang pemda Jayawijaya rapat bersama.

  “Jadi memang ada pertemuan antara kedua bupati untuk mengambil kembali wilayah distrik Tagime dan Tagineri  serta aset yang ada baik yang dibangun Pemda Tolikara diserahkan semua ke Pemerintah Jayawijaya,”bebernya.

  Masalah tapal batas ini, Kata Jhon Banua, pemda Jayawijaya sebenarnya sudah membentuk tim yang diketuai oleh Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH.MHum khususnya soal batas wilayah Nduga dan Jayawijaya, karena sampai saat ini pemda Jayawijaya masih menunggu kapan akan dilakukan pertemuan antara Bupati Nduga dan Jayawijaya.

  “Kami juga akan melakukan pertemuan dengan Pemda Lanny Jaya, dan Pemda Kabupaten Mamberamo Tengah. Sementara untuk Kabupaten Yalimo sudah diselesaikan lebih dulu sewaktu dipimpin Alm Bupati Er Dabi sudah dilakukan penandatanganan,”katanya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *