600 Pelajar Divaksin Secara Massal

Salah satu pelajar di Kabupaten Jayapura saat disuntik vaksin oleh petugas medis dalam rangkaian vaksin massal di SMA Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/7).(Yewen/Cepos)

Disaksikan Presiden Lewat Live Streaming*

SENTANI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura terus berkomitmen untuk melakukan vaksin terhadap seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura. Bahkan Rabu, (14/7), ratusan pelajar berhasil divaksin Covid-19.

Para siswa yang divaksin ini terdiri dari siswa SMP dan SMA yang ada di Sentani. Sebanyak 600 siswa divaksin secara serentak dan disaksikan langsung oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo melalui live streaming.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si mengungkapkan, pihaknya melakukan vaksin secara serentak yang disaksikan langsung melalui live streaming oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Hari ini (kemarin-red) dilakukan vaksin secara serentak. Untuk Kabupaten Jayapura, 600 anak-anak berusia 12-17 tahun divaksin secara massal,” katanya kepada wartawan di SMA Negeri 1 Sentani, Rabu (14/7).

Menurut Awoitauw, sampai hari ini sudah ada sekitar 9 persen vaksin yang diberikan kepada anak-anak berusia 12-17 tahun di Kabupaten Jayapura, terutama pelajar SMP dan SMA/SMK yang tersebar di Kabupaten Jayapura.

“Kita baru bergerak. Itu berarti ada sekitar 11 ribu anak yang sudah divaksin. Hari ini (kemarin-red) 600 anak yang di vaksin, begitupun di tempat-tempat lain,” tutur Bupati Jayapura dua periode ini.

Awoitauw menyampaikan, pihaknya akan terus dorong untuk vaksin bagi anak-anak berusia 12-17 tahun, mudah-mudahan bisa mencapai 3000-an yang bisa mendapatkan pelayanan vaksin di Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, salah satu siswa SMA Negeri 1 Sentani, Jasmin Kopeuw menyampaikan, saat divaksin, dirinya tidak merasa sakit, ketika petugas medis menyuntikan vaksin di lengannya.

“Tidak rasa sakit saat vaksin,” kata Jasmin menjawab pertanyaan dengan Presiden, ketika melakukan dialog secara live streaming.

Jasmin menyatakan, selama pandemi Covid-19 dirinya bersama teman-teman belajar secara online di SMA Negeri 1 Sentani.

“Saya senang belajar tatap muka, karena bisa bertemu dengan teman-teman dan guru-guru,” katanya sambil menjawab lagi pertanyaan dari presiden, terkait senang belajar online atau tatap muka. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *