229 Ribu Pelajar di Papua akan Divaksin

Christian Sohilait ST. M.SI

SENTANI- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (PPAD) Papua mendukung penuh program vaksin yang dilakukan secara nasional bagi para anak-anak berusia 12-17 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (PPAD) Papua, Kristian Sohilait, ST, MM mengatakan, jumlah pelajar yang akan divaksin di kabupaten/kota di Papua sebanyak 229 ribu orang.

“Yang akan divaksin sekitar 229 ribu orang siswa yang tersebar di kabupaten/kota di Papua,” katanya kepada wartawan, saat meninjau kegiatan vaksin massal di SMA Negeri 1 Sentani, Rabu (14/7).

Tidak hanya itu, kata Sohilait, pihaknya juga akan melakukan vaksin terhadap para siswa yang ada di 4 klaster daerah di Papua yang akan menyelenggarakan PON ke XX tahun 2021 yang berlangsung pada Oktober nanti.

“Kita juga akan lakukan vaksin di kabupaten/kota yang menyelenggarakan PON seperti Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke, ada  sekitar 59 ribu anak,” ucap mantan Sekda Lanny Jaya ini.

Dia menyampaikan, angka 229 orang anak ini perlu disebutkan, sehingga para tenaga kesehatan dapat menyiapkan vaksin untuk anak-anak dengan baik. Pola vaksin bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu bisa dilakukan di sekolah dan bisa digabungkan antara SMP dan SMA untuk dilakukan vaksin. Dan cara yang lain adalah anak-anak di antar ke Puskesmas terdekat.

“Inilah dua cara yang kita pakai, supaya dapat melakukan vaksin bagi anak-anak sekolah, khususnya SMP dan SMA/SMK yang ada di Papua,” ujar Sohilait.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua tenaga kesehatan, para orang tua yang mendukung anaknya untuk divaksin.

“Vaksin ini dapat memberikan kekebalan dan imun buat kita ketika kita kena Covid-19,” ucapnya. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *