Warga Dukung Pembatasan Aktivitas

Tampak aktivitas jual-beli di Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/7).(Yewen/Cepos)

*Dinilai Dapat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19*

SENTANI-Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura memberlakukan pembatasan waktu hingga pukul 18.00 WIT atau jam 6 sore.

Pembatasan aktivitas ini sebagai salah satu solusi untuk mengurangi penularan Covid-19 yang ada di Kabupaten Jayapura. Pasalnya, jumlah pasien positif terus bertambah setiap harinya. Pada Senin dan Selasa hari ini (kemarin-red) masih sebatas sosialisasi kepada masyarakat. Direncanakan hari ini, Rabu (14/7) barulah diperketat hingga pukul 18.00 WIT.

Salah seorang warga, Mey mengungkapkan, pembatasan aktivitas ini akan berpengaruh terhadap berbagai sektor, salah satunya perekonomian di Sentani. Meskipun demikian, dirinya mendukung pembatasan aktivitas yang dilakukan Pemkab Jayapura dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19 di Bumi Kenambai Umbai.

“Pembatasan ini pasti mengganggu aktivitas masyarakat, tapi saya sendiri mendukung kebijakan Pemkab Jayapura terkait pembatasan yang dilakukan dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura,” katanya kepada Cenderawasih Pos di Sentani, Selasa (13/7).

Senada dengan itu, Aldi menambahkan dengan adanya pembatasan ini tentu mengurangi ruang gerak masyarakat dalam berkatifitas, tapi juga untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Jayapura yang terus mengalami peningkatan setiap harinya.

“Kami harapkan dengan pembatasan aktivitas ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura,” harapnya. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *