Tidak Pakai Masker, Disuruh Push Up dan Bersih-Bersih 

Warga yang kedapatan tidak menggunakan masker ketika diberika sanksi sosial push up.(Sulo/cepos)

 MERAUKE-Tim Satuan Tugas Covid Kabupaten Merauke yang terdiri dari TNI baik AD, AL dan AU, kemudian Kepolisian  yang terdiri dari Polres dan Brimob Merauke dan Aparat Pemerintah Kabupaten Merauke mulai memberikan sanksi sosial  bagi  masyarakat yang melanggar protokol kesehatan,  Selasa (13/7).

  Sanksi sosial yang diberikan bagi warga  yang kedapatan tidak menggunakan masker berupa menyapu  jalan atau push up.  Pelaksanaan pemberlakuan PPKM Mikro dan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Merauke berupa pemberian  sanksi push up dan memungut sampah di jalanan.

   Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kabag Ops AKP Micha Toding Potty, SH, SIK, bahwa sanksi soal yang diberikan ini sebagai tindak lanjut dari pemberlakukan PPKM Mikro dan surat edaran bupati terkait dengan pembatasan aktivitas masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran  Covid-19.

   “Sosialisasi sudah kita berikan dalam beberapa hari dan mulai kemarin dan hari ini kita berikan sanksi  sosial bagi masyarakat yang keluar rumah tanpa memakai masker,” tandasnya.

  Kabag Ops menjelaskan bahwa Sebagian besar masyarakat sudah sadar dan mematuhi protocol Kesehatan minimal menggunakan masker saat keluar rumah. Namun begitu, masih ada pula warga yang tidak menggunakan masker  ketika  berada di luar rumah terutama saat berada di sarana publik.

   “Bagi yang kedapatan tidak menggunakan masker maka kita berikan sanksi sosial dengan sapu-sapu jalan  yang kotor atau dengan tindakan fisik push up,” katanya.

   Ditambahkan bahwa  penegakan  prokes ini akan terus berlanjut terutama pada malam hari untuk usaha yang tidak boleh beroperasi melewati batas waktu yang telah ditentukan. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *