Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Ditunda

Walden Hood Sinaga.(Denny/ Cepos)

WAMENA-Plt. Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya Walden Hood Sinaga  memastikan untuk proses belajar mengajar di sekolah  yang semula direncanakan mulai 12 Juli kemarin, tak bisa dilakukan di Jayawijaya khususnya untuk sekolah yang ada di Zona I dan II. Hal ini disebabkan karena ada surat keputusan Bupati untuk tidak melakukan pembelajaran tatap, muka karena situasi Covid -19 yang kian semakin tinggi.

  “Kita ada surat Bupati untuk membatalkan dulu sementara waktu proses belajar mengajar di sekolah, karena melihat kondisi penyebaran Covid -19 di Jayawijaya yang kian menjadi -jadi,”ungkapnya Selasa (13/7) kemarin.

  Menurut Walden, menindaklanjuti surat edaran menteri pendidikan, bersama dengan menteri terkait,  sebelum sudah mencoba simulasi di tingkat SD, SMP dan SMA dan TK yang diharapkan mulai hari senin sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, namun saat ini belum bisa dilakukan di Wamena.

  “Berdasarkan data Covid, hasil di lapangan makin meninggi sehingga bapak bupati mengambil keputusan menunda dahulu sampai nanti reda, khususnya di zona 1 dan zona 2. kalau zona 3 yang relatif masih zona hijau itu bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.”jelasnya

  Walden juga mengaku belum tahu  penundaan untuk pembelajaran tatap muka terbatas ini sampai kapan berakhir. Kemungkinan ini masih tergantung dengan jumlah atau angka penyebaran yang ada di Jayawijaya, oleh karena itu pihaknya juga meminta sekolah mengikuti anjuran pemerintah.

  “Kita harapkan lebih cepat sekolah bisa dibuka kembali, baik itu model pembelajaran terbatas, ataupun secara normal kembali , tetapi data Covid yang kita lihat ini terus naik, kita tidak bisa mengambil resiko, anak-anak tertular di kelas jika sekolah dibuka,” katanya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *