KSOP Minta Bantuan TNI-Polri

Aktivitas di Pelabuhan Laut Jayapura belum lama ini. KSOP Kelas II Jayapura minta bantuan TNI-Polri untuk Ikut memperketat pengawasan di Pelabuhan Jayapura ketika kapal putih  sandar di Pelabuhan Jayapura.(Elfira/Cepos)

*Untuk Perketat Pelabuhan

JAYAPURA – Di tengah penyebaran Covid-19 yang meningkat di Indonesia termasuk di wilayah Papua dalam hal ini Kota Jayapura, prosedur masuknya kapal putih di Pelabuhan Laut Jayapura diperketat.

Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura Taher Laitupa menyampaikan, prosedur masuknya kapal putih dengan penerapan yang ada mengatur jarak. “Untuk di kapal sendiri sudah ada penerapan sosial distancing, sehingga penumpang dimuat 50 persen dari kapasitas yang ada di kapal,” terang Taher kepada Cenderawasih Pos melalui telfon selulernya, Selasa (13/7).

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan kembali ke masing masing pribadi penumpang. Bagaimana bisa menyadarkan diri bahwa keselamatan daripada penumpang dan keamanannya  menjamin teman teman yang lain. “Menerapkan prokes itu sangat dibutuhkan dan kesadaran dari masing masing orang,” ucapnya.

Sementara itu terkait dengan usulan memperketat di Pelabuhan Laut Jayapura, Taher meminta perlunya bantuan dari pihak TNI-Polri. Hal ini mengingat keterbatasan SDM yang dimiliki oleh KSOP.

“Sewaktu rapat di Kantor Walikota terkait ususalan lackdwon, saya sudah sampaikan KSOP sudah siap untuk memperketat jalur Pelabuhan. Namun kami perlu pengamanan ketika penumpang datang atau berangkat sesuai protokol kesehatan,” terangnya.

Terkait dengan memperketat pengawasan di Pelabuhan Laut Jayapura di tengah meningkatnya penyebaran Covid-19, Kepala KSOP meminta kepada stakeholder terkait untuk sama sama bersinergi utamanya petugas di Pelabuhan. “Perketatan butuh komitmen semua pihak,” tandasnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *