Faktor Kesehatan Sangat Penting Menjelang PON

Suasana pertemuan membahas Vaksinasi Covid-19 Menjelang PON XX dan PPKM yang akan diberlakukan oleh Polda kepada masyarakat Papua  di Rumah Jabatan Kapolda Papua , Senin (12/7) malam.(Humas Polda)

JAYAPURA –Kapolda Papua  dan instansi terkait membahas vaksinasi Covid-19 menjelang PON XX Papua  dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Senin (12/7) malam.

Menurut Kapolda, pihaknya bertanggung jawab untuk memberikan rasa aman dalam pelaksanaan PON di Papua , karena itu dia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan jalannya PON XX.

“Program ini kita jalankan supaya kami yang terlibat dalam pelaksanaan PON XX di Papua  bisa menyampaikan hal-hal terkait informasi pelaksanaan PON, bagaimana pentingnya kita menjaga supaya pelaksanaan PON tersebut bisa terlaksana dengan sukses,” terang Kapolda

Dikatakan, faktor kesehatan sangat penting menjelang pelaksanaan PON XX di Papua , dengan harapan Virus Covid-19 di Papua  bisa kendalikan agar pelaksanaan PON XX bisa terlaksana di Papua . Sebagaimana sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia semua instansi baik itu TNI-Polri, Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah untuk kita turun bersama melakukan kegiatan Gebyar Vaksinasi.

“Kami dari Polda Papua  sudah mengambil langkah-langkah itu mulai dengan ke sekolah-sekolah, mudah-mudahan dengan vaksin bisa memberikan kekebalan di tubuh kita. Sehingga ini dapat memberikan jaminan bahwa pelaksanaan PON XX di Papua  kita bisa laksanakan,” kata Kapolda.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Papua  dr. Silwanus Sumule menyampaikan kondisi Papua  tanggal 10 Juli jumlah kasus mencapai angka 27.110. Hingga hari ini, pasien yang dirawat sebanyak 3.694 dan ada 532 pasien yang telah meninggal dunia.

“Ada sedikit pola yang berbeda antara tahun 2020 dengan tahun 2021, dimana pada tahun 2020 itu lebih banyak karena faktor pergerakan orang dan pada tahun 2021 selain mobilitas penduduk yang tinggi, protokol kesehatan juga mulai menurun dan cakupan vaksinasi di Papua  belum optimal. Itulah yang menyebabkan sehingga hari ini kegiatan vaksinasi betul-betul digencarkan kepada petugas kesehatan, pejabat publik dan para lansia,” paparnya.

Dijelaskan, berdasarkan data yang ada dari semua kasus Covid-19 yang meninggal sementara adalah mereka yang belum dilakukan vaksinasi walaupun masyarakat yang telah divaksin masih bisa terkena covid-19. Namun gejala yang dialami sangat kecil dibandingkan orang yang belum divaksin karena vaksin ini bertujuan untuk meningkatkan imun.

Di tempat yang sama, Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano mengaku saat ini di Kota Jayapura fokus untuk penanganan Covid-19 agar Covid-19 turun dan PON bisa dilaksakan karena semua panitia, guru, tenaga medis dan tempat-tempat pelayanan publik wajib untuk divaksinasi agar penyelenggaraan PON sukses. “Penetapan PPKM Mikro memang sangat berdampak luar biasa disisi ekonomi, namun kembali lagi ini semua untuk kesehatan Masyarakat yang sangat penting,” tandasnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *