Liga 1 Dimulai 20 Agustus, Jacksen Siapkan Dua Skenario

Jacksen F. Tiago.(Erik / Cepos)

JAYAPURA – PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah membeberkan, bahwa kompetisi Liga 1 kemungkinan besar akan dimulai pada 20 Agustus 2021 mendatang. Federasi dan operator kompetisi sengaja menunda kompetisi Liga 1 hingga akhir Agustus akibat lonjakan Covid-19 di tanah air, khususnya di Pulau Jawa yang berujung pada kebijakan PPKM.

Awalnya, Liga 1 direncanakan digelar pada 9 Juli kemarin, kemudian kembali ditunda hingga akhir Juli dan kembali ditunda hingga 20 Agustus mendatang. Beberapa kontestan Liga 1 yang sudah melakukan pemusatan latihan terpaksa meliburkan pemainnya dan akan kembali dengan program latihan yang baru. Persipura Jayapura misalnya.

Juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, mengatakan bahwa mereka sudah memiliki dua skenario program latihan yang akan mereka terapkan pasca liburan. Menyiapkan skuad untuk format kompetisi pada 20 Agustus, bahkan menyiapkan program latihan bila kompetisi kembali ditunda.

“Saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa 20 Agustus kita akan mulai kompetisi dan ada kemungkinan juga akan lebih lama lagi. Saya menyikapi dengan dua skenario itu, 20 Agustus maupun setelah 20 Agustus. Karena dengan begitu kita tidak akan kaget dengan situasi yang menjadi keputusan resmi,” ungkap Jacksen Tiago, Senin (12/7).

Pelatih asal Brasil itu mengaku tak heran dengan kompetisi Liga 1 Indonesia yang selalu berubah-ubah. Ia menyebutkan, bahwa seorang pelatih sepakbola Indonesia harus seperti bunglon yang siap mengantisipasi kompetisi yang setiap saat bisa saja berubah.

“Itu hal wajar sepakbola Indonesia pasti ada satu atau dua kali perubahan jadwal, sehingga tidak ada hal yang baru buat kita, tinggal kita beradaptasi dan seperti biasa kita menyiapkan diri untuk mengantisipasi skenario yang buruk. Sehingga mempersiapkan diri untuk 20 Agustus atau lebih lama lagi,” ujar Jacksen.

Tapi legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu menyebutkan bahwa bukan hanya kompetisi sepakbola Indonesia yang terdampak dari Pandemi Covid-19. Ia mengaku mendukung penuh peran pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19 di tanah Air.

“Kita juga sadar, ini bukan sebuah yang wajar, sehingga mau tidak mau kita bersyukur juga, karena ini sudah berbagai petimbangan terutama keselamatan kita,” pungkas Jacksen. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *