TC di Makassar, Jajal Tim Pra PON Sulsel

Pemain Sepakbola Putri PON Papua saat mengikuti latihan di Kota Jayapura beberapa pekan lalu.(Erik / Cepos)

Sepakbola Putri PON Papua

JAYAPURA – Tim Sepakbola Putri PON Papua memilih Kota Makassar, Sulawesi Selatan sebagai pilihan untuk menjalani pemusatan latihan. Lonjakan Covid-19 di pulau Jawa dan Bali membuat sepakbola putri Papua tak punya pilihan lain.

Sepakbola Putri telah berada di Kota Daeng julukan Makassar sejak Kamis (8/7) lalu. Sayangnya, tim besutan Priagung Atmojo baru bisa melakukan latihan hanya di pagi hari karena minimnya pilihan lapangan latihan. Tapi Agung sapaan akrabnya mengaku akan mencarikan lapangan lain bagi timnya agar bisa melakukan uji coba dua kali sehari.

Agung juga membeberkan, bahwa mereka juga sudah memiliki beberapa calon lawan uji coba mereka selama di Kota Makassar. Salah satunya, tim Sepakbola Putri pra PON Sulawesi Selatan.

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan beberapa tim Sepakbola Putri di Makassar, seperti tim Sepakbola Putri Pra PON Sulsel, dan satu tim lokal yang sedang mempersiapkan diri untuk Piala Kartini. Rencananya pekan depan kami sudah bisa melakukan uji coba dengan mereka,” ungkap Agung kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (11/7).

Selain itu, Agung juga berharap, bila Piala Kartini nantinya jadi digelar pada bulan Agustus, ia berharap KONI Papua maupun Asprov PSSI Papua juga mengizinkan mereka untuk terlibat dalam turnamen yang mempertemukan semua tim terbaik sepakbola putri se-indonesia.

“Harapan kita sih begitu, kalau bisa sepakbola putri PON Papua juga bisa ikut turnamen itu. Karena tentu banyak tim dengan kualitas yang baik ikut. Sehingga sangat baik bagi kita. Tapi semua kembali dengan situasi Covid-19 juga, karena kami juga tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada pemain,” ujar Agung.

Agung juga membeberkan, bahwa kesiapan pemainnya secara teknik dan taktik sudah cukup baik. Hanya saja, pemainnya saat ini hanya butuh beberapa rangkain uji coba untuk mengasah para mental juang para pemainnya.

“Semoga kita bisa dapat lebih banyak uji coba sebelum kami kembali ke Papua untuk melakukan persiapan akhir. Kami berharap dukungan kepada seluruh masyarakat Papua agar kami bisa mencapai apa yang sudah ditargetkan,” pungkas Agung. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *