Kontak Tembak dengan KKB, Anggota Polisi Tertembak

Briptu Kenny Carlos Julian Kipuw saat dievakuasi menggunakan pesawat Pilatus milik Adventist Aviation PK-TCA untuk mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara, Kota Jayapura,  Minggu (11/7).(Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA-Kontak tembak  antara personel gabungan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tendius Gwijangge (TG) terjadi di Kali EI Kampung Mosom Dua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (10/7).

Kontak tembak tersebut menyebabkan Briptu Kenny Carlos Julian Kipuw mengalami luka tembak pada bagian perut bawah. “Korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal kepada Cenderawasih Pos, Minggu (11/7).

Dijelaskan, pada Jumat (9/7) sekira pukul 19.00 WIT, tim Satgas Gakkum yang berjumlah 12 orang dipimpin Iptu Budi Basrah bergerak dari Polres Yahukimo untuk melakukan penyelidikan keberadaan KKB di Kali EI Kampung Mosom Dua, Distrik Seradalah, Kabupaten Yahukimo.

Sabtu (10/7)  sekira pukul 07.00 WIT, personel gabungan tiba di Kali EI Kampung Mosom Dua, Distrik Seradalah dan langsung melakukan penyisiran di wilayah tersebut. Pada pukul 19.00 WIT, personel gabungan mendapat gangguan tembakan dari KKB sehingga personel membalas tembakan tersebut dan terjadi kontak tembak antara personel gabungan dan KKB.

“Pukul 19.30 WIT, personel Polres Yahukimo mendapatkan informasi melalui via telepon dari Katim Satgas Ops Nemangkawi bahwa telah terjadi kontak tembak antara Tim Satgas dan KKB di Kali EI dan terdapat satu orang korban luka tembak dari personel,” terang Kamal.

Mendapat informasi tersebut, Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana beserta personel gabungan Polres Yahukimo dan Brimob Den A pelopor BKO Polres Yahukimo menuju ke Kali Ei guna mengambil langkah penanganan terkait kasus penembakan tersebut.

“Korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan Pesawat Pilatus adventist Aviation PK-TCA untuk diambil tindakan lebih lanjut,” kata Kamal.

Dikatakan, pelaku diduga merupakan kelompok pimpinan Tendius Gwijangge. Saat ini personel gabungan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *