Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Selatan Papua Tinggi

I Wayan Sumertayasa, SH, MH.(Sulo/Cepos)

MERAUKE-Kepala Kejaksaan Negeri Merauke I Wayan Sumertayasa, SH, MH, menilai  kasus kekerasan perempuan dan anak di Merauke sangat tinggi. “Tapi saya lihat hampir semua daerah untuk kasus kekerasan  terhadap perempuan dan anak ini cukup  tinggi,” kata  Kajari  I Wayan Sumertayasa didampingi Kasi Intel Imran Misbach dan Kasi BB Sebastian P Handoko, SH,  kepada Cenderawasih Pos  baru-baru ini.

   Kajari  memberi perbandingan  dari perkara penuntutan yang ditangani pihaknya.  Dari setiap  10 perkara penuntutan,   6-8 diantaranya  berkaitan dengan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.  Kendati cukup tinggi, namun Kajari  I Wayan Sumertayasa melihat  belum ada keseriusan dari masing-masing pemerintah  daerah khususnya instansi terkait dalam menangani masalah ini.

   “Masalah  kekerasan perempuan dan anak  ini harus menjadi perhatian serius pemerintah terutama instansi terkait dengan turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman keberadaan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan UU Perlindungan Anak. Terutama  menyangkut UU Perlindungan Anak, dimana  banyak anak dibawah umur yang menjadi korban kekerasan seksual,’’ jelasnya.

   Sebagai penuntut, kata Kajari, pihaknya sudah  memberikan tuntutan yang maksimal kepada  para pelaku. Begitu juga dari pengadilan  sudah memberikan putusan yang maksimal  kepada para pelakunya. Namun toh, belum memberi efek jera. Karena kekerasan terhadap perempuan bukan menunjukan trend penurunan  namun tetap bertambah.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *