Dukung Pendidikan di Kampung yang Sulit Dijangkau

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat melakukan peresmian sekolah SD Negeri Banua Korem di Kampung Hukulagi Distrik Muliama.(Denny/ Cepos)

*Tiga Ruang Kelas SD Banua Korem Diresmikan

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE, MSi meresmikan tiga ruang kelas baru dari SD Negeri Banua Korem di Kampung Hukulagi Distrik Muliama, Sabtu (10/7). Acara peresmian sekaligus pelepasan 12 siswa yang dinyatakan lulus dari sekolah tersebut sebagai angkatan pertama di sekolah yang berada  di zona III dan IV yang sulit aksesnya.

   Bupati Jayawijaya mengakui jika ini merupakan salah satu sekolah yang baru dibuka oleh pemerintah, dimana saat ia masih menjabat sebagai wakil Bupati ada swadaya masyarakat untuk membuka tiga ruang kelas dan selanjutnya mengusulkan untuk membuka 3 ruangan baru dan sudah dilakukan ditahun lalu.

  “Selama sekolah ini berdiri baru ada 12 siswa yang diluluskan di tahun 2021, kita membangun sekolah di sini karena melihat jangkauan lokasi yang cukup jauh dari sekolah induk yang ada di ruas jalan Kimbim, sehingga bangunan sekolah ini dirikan untuk mendukung pendidikan di Kampung -kampung yang aksesnya sulit,”ungkapnya Sabtu (10/7) kemarin.

  Untuk tenaga pengajar, kata Jhon Banua, untuk sekolah SD Negeri Banua Korem ini sudah ada. Hanya saja kemarin memang membutuhkan bangunan, nanti fasilitas yang lainnya akan dilihat apabila sekolah ini akan berjalan dengan baik, dan kalau memang tenaga pengajar masih kurang maka pemerintah akan menyiapkan lagi.

  “Untuk permintaan sekolah SMP dan SMA di kampung tersebut, kami akan melihat lagi jumlah siswa yang ada dari sekolah -sekolah yang dekat, untuk menyiapkan sekolah SMP atau SMA di wilayah yang mudah diakses antara kampung dan masyarakat,”katanya.

  Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya Walden Hood Sinaga mengaku   semua usulan yang disampaikan pihak sekolah sudah dicatat dan akan dilakukan pengkajian karena mendirikan sekolah dengan jenjang yang lebih tinggi seperti SMP dan SMA itu ada kajian rasio anak didik yang bisa mengikuti pendidikan disana.

  “Artinya akan kami lihat dari tingkat SD bisa menopang tingkat SMP berapa sekolah yang ada di Distrik Muliama berapa siswa dan juga SMP menopang SMA berapa sekolah  sehingga benar – benar pendirian sekolah sesuai kebutuhan dan pemanfaatan kepada masyarakat,”jelasnya

  Walden Hood juga menyatakan minimal untuk tingkatan SMA itu harus didukung oleh 3 SMP, kalau lebih banyak lagi mungkin lebih baik. Sementara di Distrik Muliama sendiri ada 2 sekolah, Karena 1 SMP yang ada di Asologaima itu sudah menopang sekolah SMA yang ada disana.

  Secara terpisah Kepala Sekolah SD Negeri Banua Korem Hukulagi Emaus Elopere, SPd mengungkapkan latar belakang pembangunan SD Negeri Banua Korem ini pada 2016-2017 dimana yang mendukung pembangunan sekolah ini ada 3 kampung yakni kampung yakni Pelagai, Pelebaga dan Kampung Kewin kemudian langsung dibuka 3 kelas.

  “Siswanya ditarik dari SD Holima, sebagian dari SD Kapetemujama dan proses belajar mengajar jalan sampai ditahun 2021 ini kami melakukan ujian dan bisa meluluskan 12 siswa, lokasi SD Banua Korem ini dipilih karena berada ditengah -tengah kampung sehingga akses anak -anak ke sekolah itu mudah,”beber Emaus yang mengaku jumlah siswabta saat ini 160 anak.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *