Balai Monitoring Gandeng ORARI Gelar UNAR

Suasana pelaksanaan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non Reguler di Hotel Jasmine Jayapura  Sabtu (10/7) lalu.(ORARI LOKAL JAYAPURA)

*Anggota ORARI Diminta Tertib Gunakan Spektrum Frekuensi Radio

JAYAPURA-  Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Jayapura bersama Orari Daerah Papua dan Orari Lokal Kota Jayapura menggelar Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non Reguler di Hotel Jasmine Jayapura  Sabtu (10/7) lalu.

Ketua ORARI Lokal Jayapura Gayati, SE, MM mengatakan Ujian Negara Amatir ini merupakan ke 2 dilaksanakan secara daring/online yang diikuti oleh anggota dan calon anggota dari Orari Lokal Kota Jayapura. Pada pelaksanaan UNAR para peserta ujian dibagi menjadi beberapa shift agar tidak berkerumun guna dan penerapan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid 19.

Kegiatan UNAR ini diikuti oleh 57 peserta yang terdiri dari 35 peserta dari tingkat siaga, 19 dari tingkat penggalang dan 4 peserta dari tingkat penegak.

Diketahui bahwa jumlah anggota ORARI untuk Lokal Jayapura sampai saat ini berjumlah 257 belum termasuk dengan yang sedang mengikuti ujian.“Saya mengharapkan agar anggota yang sudah lulus atau telah mendapatkan izin agar mempergunakan frekuensi sebagaimana mestinya, sesuai dengan aturan  yang sudah ditetapkan oleh negara,” ujar Ketua ORARI Lokal Jayapura Gayati, SE, MM.

Selanjutnya dalam arahannya Ketua ORARI Daerah  Papua yang diwakili Ketua Bidang Operasi dan IPTEK, Roy Sinengkeian mengharapkan agar dari pengurus lokal dapat melakukan pembinaan prosedur frekuensi pada seluruh anggota agar tidak sembarang dalam menggunakan spektrum frekuensi dan semoga semua peserta ujian dapat lulus.

Selanjutnya Kepala Sub Bagian Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Jayapura, Ansar Kaluku, ST mengatakan bahwa UNAR ini merupakan agenda rutin tahunan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Jayapura, dimana setiap tahun BALMON diberikan anggaran untuk melaksanakan Unar baik didalam kota maupun diluar kota Jayapura. “Tujuan diselenggarakan UNAR agar dapat membinaan rekan-rekan untuk tertib dalam menggunakan spektrum frekuensi radio dimanapun dan kapanpun,” ujarnya.

Kemudian Kepala Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Jayapura, Rachim Pribadi, SE., MM menambahkan untuk menjadi anggota AMATIR radio harus melalui prosedur yang ada yaitu di uji kelayakan, kecakapan, penguasaan terhadap peraturan radio dan pengetahuan teknis. Ia mengharapkan kepada anggota ORARI agar menggunakan frekuensi sesuai dengan  alokasi frekuensi  agar tidak saling mengganggu.

Di tempat yang sama  Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Papua Kristhina R.I Luluporo Mano  mengatakan Kegiatan gerakan Pramuka baik ditingkat daerah ataupun nasional selalu bekerja sama dengan ORARI .  “Oleh sebab itu menjadi kewajiban saya untuk menjadi anggota ORARI sehingga bisa memback up kegiatan-kegiatan pramuka baik di daerah maupun nasional, dan saya mengajak teman-teman yang ada di kwartir cabang lain untuk bergabung bersama menjadi anggota ORARI,” ujarnya. (ist/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *