Setelah Guru dan Staf, Siswa Juga Wajib Vaksin

 

Zoommeeting yang dilaksanakan oleh DPPAD Provinsi Papua bersama Dinas Kesehatan Papua, Ikatan Dokter Anak Papua, Univef Pendidikan dan seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK di Papua dalam rangka vaksin anak dan juga persiapan sekolah tatap muka. (Ginting/cepos)

JAYAPURA-Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Papua, Dinas Kesehatan Papua, Unicef Pendidikan Papua dan juga Ikatan Dokter Anak Papua menegaskan siap menyukseskan vaksin bagi anak usia 12-17 Tahun lebih khusus untuk siswa dan siswi SMA/SMK di Papua sesuai dengan program Pemerintah Pusat dalam ranga memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini ditegaskan pada kegiatan Zoommeeting yang dilaksanakan oleh DPPAD Provinsi Papua bersama Dinas Kesehatan Papua, Ikatan Dokter Anak Papua, Unicef Pendidikan Papua dan seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK di Papua dalam rangka vaksin anak dan juga persiapan sekolah tatap muka pada zona hijau, Sabtu (10/7)

Kepala DPPAD Papua Christian Sohilait ST
M. Si mengatakan pihaknya berinisiatif melaksanakan pertemuaan virtual tersebut guna menyamakan persepsi dan mejelaskan mengenai program Pemerintah yakni vaksin bagi anak usia 12-17 Tahun.

“Sepakat anak anak SMA dan SMK se Papua untuk vaksin sebelum dilakukannya pembukaan sekolah tatap muka,”Ungkapnya.

Dirinya berharap sekolah yang berada dibawah DPPAD Papua harus menyukseskan program pemerintah ini.

“Sekolah harus jalin kordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Puskesmas dan intansi yang tekait untuk melakukan vaksin anak ini,”katanya.

Untuk sekolah dibawah siswa 100 orang nantinya kegiatan vaksin anak diminta untuk melakukan kordinasi dengan DPPAD atau satuan Dinas Kesehatan agar pelaksaannya dapat dilakukan bersamaan dengan sekolah lainnya sehingga tidak mempersulit petugas kesehatan.

 

Selain menyukseskan vaksin anak program vaksin guru juga wajib disukseskan sehingga sama-sama sukses.

 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Robby Kayame mengatakan guru harus betul-betul dan harus menjadi teladan dalam menjalankan protokol kesehatan dan juga menyukseskan vaksin guru dan juga vaksin bagi siswa.

“Saya juga apresiasi Pak Kadis Papua telah memberikan contoh menjadi orang pertama di Papua yang di vaksin sehingga seluruh guru dan staf harus contoh itu Kepala Dinas Pendidikan,”harapnya.

Ia berharap guru semua dapat divaksin dan menjadi contoh. “Kami siap mendukung vaksinasi anak disekolah- sekolah dengan turun kesekolah. Mari patuhi protokol kesehatan dan vaksin. Tuhan menyertai kita semua,”Pungkasnya.(gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *