Satgas Covid Tutup Paksa Sejumlah Warung Tenda

Tim Satgas Covid Kabupaten Merauke saat menutup paksa warung tenda yang masih buka di atas pukul 21.00 WIT. (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Satuan Tugas (Satgas) Covid Kabupaten Merauke terpaksa melakukan penutupan paksa sejumlah warung tenda yang masih buka di atas pukul 21.00 WIT, Kamis (8/7), kemarin. Penutupan warung tenda secara paksa ini merupakan tindakan represif secara lunak yang dilakukan oleh Tim Satgas setelah memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan  surat edaran bupati Merauke dan pemberlakukan PPKM Mikro.

  “Ya tadi malam itu  masih ada sejumlah warung tenda yang kita bantu tutup secara paksa karena masih buka diatas pukul 21.00 WIT. Padahal aturannya berdasarkan surat edaran bupati terkait pembatasan aktivitas masyarakat untuk warung tenda hanya sampai pukul 21.00 WIT,’’ kata  Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kabag Ops AKP Micha  Toding  Potty, SIK, SH, Jumat (9/7).

  Menurut Micha Toding Potty bahwa Tindakan refresif secara lunak  ini dilakukan secara 3 hari. Setelah itu akan dilakukan dengan penindakan.   Meski ditutup secara paksa, namun dalam melakukan tindakan  kata Kabag Ops pihaknya tetap  mengedepankan tindakan prefentif secara professional dan humanis. Tim Satgas Covid  Kabupaten Merauke  yang diturunkan  ini terdiri dari TNI dan Polri, Satpol PP dan Kominfo.

    Penindakan secara represif lunak ini berlangsung sampai Jumat pagi dan tadi malam. Untuk pagi harinya Tim Satgas  Covid-19 memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk memakai masker dan menghindari kerumuman. Bagi warga yang tidak menggunakan masker diberi teguran dan pemberian masker  gratis.

   “Penindakan secara represif lunak ini akan berlangsung sampai Sabtu malam besok (malam ini,red) selanjutnya akan dilakukan penindakan  secara  secara tegas,” tambahnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *