Dewan Masjid Dukung Pemerintah

Jamaah salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahim Kota Jayapura, Jumat (9/7)kemarin.(Priyadi/Cepos)

*Penutupan Tempat Ibadah Bagian dari Upaya Menekan Angka Covid yang Semakin Meninggi

JAYAPURA-Jika Pemerintah Kota Jayapura menetapkan bahwa tempah ibadah sementara waktu ditutup akibat adanya angka penyebaran Covid-19 semakin tinggi, maka hal ini tersebut mendapat dukungan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Papua Dr.H. Mansur M.,SH.,MM.,

Mansur mengakui, jika dilakukan penutupan tempat ibadah ini sudah dilakukan rapat bersama dengan para pemimpin lintas agama, apakah dari MUI, PPGGJ, dan stakeholder lainnya, hasilnya sudah diputuskan tentu ini akan diterima dengan baik, karena ini demi menjaga keselamatan dan kesehatan bersama, apalagi ini sifatnya sementara waktu saja, tentu ini tidak jadi masalah. Termasuk ketika pelaksanaan Salat Iedul Adha di rumah juga akan diikuti

  “Kita dukung aturan pemerintah demi keselamatan dan kesehatan bersama, yang penting pemerintah secara maksimal melakukan penanganan Covid-19 dengan baik, karena pandemi Covid-19 di Papua ini sudah lama sekali dan dampaknya juga luar biasa baik dari sektor ekonomi, pelayanan publik dan lainnya,”jelasnya, Jumat (9/7) kemarin.

Sementara itu, Wahid dan Edi warga Paldam mengakui jika memang tempat ibadah seperti masjid ditutup dan umat islam diminta beribadah di rumah tidak masalah, karena dengan ibadah di rumah juga bisa berjamaah apakah dengan keluarga atau lainnya jadi tidak dipermasalahkan, yang penting dalam penanganan pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini bisa maksimal, karena saat ini memang sudah banyak pasien terpapar Covid-19, tentu ini jadi perhitungan bersama.

Mereka berharap pandemi Covid-19 bisa segera berlalu karena jika seperti ini terus tentu masyarakat akan bosan dan segala aturan bisa dilanggar.

Pemerintah juga diminta tegas jika sudah dilakukan pembatasan waktu jika ada yang melanggar harus ditindak tegas supaya ada efek jera dan tidak terlihat kesannya pemerintah hanya mau kerja jika ada kejadian saja.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *