Bupati Tolikara Apresiasi BPK RI Perwakilan Papua

Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE., M.Si., didampingi Sekda Anton Warkawani, SE., kepala BPKAD Samuel Kogoya, SH., MH., Inspektur Drs. Maas Siagian melakukan pertemuan dengan BPK RI Perwakilan Papua di ruang kerja Bupati di Igari, Tolikara Kamis (8/7).(Diskominfo Tolikara for Cepos)

KARUBAGA-Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Pemeriksa Keuagan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua atas jasa dan dedikasinya membina Pemkab Tolikara dalam pertanggungjawaban penggunaan keuagan daerah dan penataan aset daerah.

Apresiasi ini diberikan Bupati Usman Wanimbo usai melakukan pertemuan dengan ketua dan anggota tim BPK RI Perwakilan Provinsi Papua di ruang kerja bupati di Igari, Kamis (8/6).

“Kami lihat ada kemajuan yang sangat signifikan dalam pemeriksaan keuangan dan aset Daerah. Para pimpinan OPD bersama  bendahara memberikan laporan dan penjelasan secara baik dan jelas. Sehingga proses pemeriksaan berjalan dengan baik sesuai target,” bebernya dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Kamis (8/7).

Tahun 2020 lalu, Pemkab Tolikara menurut Usman Wanimbo mendapatkan opini WDP (wajar dengan pengecualian) dari BPK RI atas laporan keuangan tahun anggaran 2019.

“Semua beban dan tangung jawab saya sejak tahun 2013 sampai 2020 sudah beres, baik itu Kasben maupun aset-aset daerah. Saat ini kita lagi fokus untuk tahun 2008 sampai tahun 2012 masa kepemimpinan bupati devinitif pertama John Tabo dengan beberapa penjabat bupati lainnya,” jelasnya.

Di masa kepemimpinannya selama dua periode, Bupati Usman Wanimbo menyebutkan semua laporan keuangan dan aset daerah sudah selesai. Saat ini masih ada pemeriksaan tahun anggaran 2020 dan dari hasil pemeriksaan terlihat sedikit lagi akan selesai.

Dengan kemajuan pelaporan keuagan dan penataan aset daerah ini, Bupati Usman Wanimbo berharap mampu menerima penghargaan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Saya melihat para pimpinan OPD disiplin memberikan laporan. Untuk itu saya optimis, kita bisa menerima penghargaan yang lebih tinggi yaitu WTP,” pungkasnya. (Diskominfo Tolikara/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *