Erdi Dabi Dinyatakan Bebas

Erdi Dabi menunjukkan surat peryataan bebas dari Kalapas Kelas II Jayapura.(Noel/Cepos)

JAYAPURA-Erdi Dabi, Calon Bupati Yalimo bersama keluarga megggelar pengucapan syukur bersama secara budaya. Hal ini menyusul setelah dirinya dinyatakan bebas melalui surat pengakhiran bimbingan, Nomor : W30.E.PK.01.05.10-/36 oleh Kepala Balai Pemasyarakatan kelas II Jayapura yang di keluarkan pada tanggal 6 Juli 2021.

   “Saya selaku calon bupati menyampaikan syukur dan permohonan maaf, kesalahan saya akui dan saya tetap mengikuti tahapan ini dan saya dibebaskan tanggal 6 Juli ini, maka bersama masyarakat kami mengelar pengucapan syukur dengan bakar batu bersama,” katanya di Waena, Rabu (7/7).

  Ia mengatakan dengan pernyataan bebas ini, maka  dirinya akan terus mengawal setiap kejanggalan yang terjadi bagi dirinya dan masyarakat Yalimo.Erdi menyebut  kasus ini (lakalantas) sudah ditutup secara kekeluargaan dengan keluarga korban, tapi ternyata proses hukum tetap berlanjut.  Hal lain dalam penangkapan dan penahanan juga tidak sesuai prosedur, sebagai wakil bupati harusnya ada surat dari Mendagri mengetahui gubernur, tapi tidak ada. Keputusan MK yang dinilai janggal karena tidak melanjutkan hasil putusan pemilihan, tapi malah memutuskan masalah lakalantas dan lainnya.

   Terkait dengan pembakaran di Yalimo, Erdi menyatakan hal itu spontanitas, tidak saja dari pendukungnya tetapi juga pendukung calon 02, serta adanya kepentingan lain terkait pertanggungjawaban.

  “Ada pendukung kandidat 02, karena bukan ada satu pihak saja semua pihak juga  ada. Kebanyakan basis saya, jadi orang mengatakan pendukung saya dan ini spontan. Selain itu ada juga karena laporan pertangungjawaban yang tidak beres, maka bisa saja mereka sengaja membakarnya, ini kompleks jadi jangan saling menuduh mari kita cari solusi bersama, kami ingin Yalimo aman dan damai,” katanya.

   Ia berharap masalah ini dapat berakhir dengan damai dan jangan lagi ada konflik. “Kapolda sudah berkomunikasi dan kapolda juga sudah ke Yalimo bertemu masyarakat langsung menerima aspirasi mereka, dan masyarakat sudah sampaikan aspirasi mereka, maka kami akan  terus menunggu proses selanjutnya,” ujarnya. (oel/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *