800 Warga “Serbu” Vaksinasi di Makodim 1702/Jayawijaya

Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang, SIP saat melihat masyarakat yang datang ke Makodim 1702/ Jayawijaya untuk mendapatkan pelayanan Vaksinasi, Rabu (7/7).(Denny/ Cepos)

WAMENA-Guna menyukseskan program pemerintah untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat, Kodim 1702/ Jayawijaya melakukan vaksinasi massal kepada masyarakat di wilayah Jayawijaya yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi, sehingga dari 5 tempat yang dibuka salah satunya adalah Kodim 1702/ jayawijaya.

  Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang, SIP, menyatakan  untuk saat ini ada lima titik yang membuka pelayanan vaksin di seluruh Wamena. Misalnya di RSUD, puskesmas Hom-hom, Wamena kota  dan di Kodim 1702/ Jayawijaya dimana ini untuk mengejar pencapaian vaksinasi yang saat ini dilakukan pemerintah daerah sekaligus menyukseskan 1.000.000 vaksin sehari dari Pemerintah Pusat.

  “Kita di kodim ini sekitar 750-800 masyarakat yang datang untuk melaksanakan vaksinasi. Hanya saja, keterbatasan kita dengan dua tenaga kesehatan, hari ini mungkin kita layani 300 dahulu, sisanya besok dibuka kembali,”ungkapnya rabu (7/7) kemarin

  Untuk vaksinasi yang dilakukan ini, Kata dandim 1702/ Jayawijaya, pihaknya sudah berkoodinasi dengan dinas kesehatan Jayawijaya, hanya saja pelaksanaanya serentak jadi tenaga kesehatan terbagi sehingga untuk hari ini tidak bisa dilakukan secara keseluruhan, tetapi besok juga akan dilakukan pelayanan yang sama kepada masyarakat.

  “Karena vaksinasi ini dilakukan di 5 tempat berbeda dalam Kota Wamena sehingga vaksinatornya juga terbagi -bagi sehingga akan dilanjutkan besok,”kata Arif

  Ia melihat tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi ini pertama itu karena kesadaran masyarakat sendiri, yang kedua, mendengar di berita pelaksanaan PPKM ketat dan beberapa bandara sudah menyertakan kartu vaksin dalam kepengurusan tiket.

  Ia menambahkan terkait surat vaksin pada saat pemeriksaan tiket, khusus untuk jayawijaya  sampai saat ini masih tunggu kebijakan Bupati selaku kepala daerah. Namun yang pasti, apapun kebijakan pemerintah pasti akan dukung. “Kalau kita terapkan kartu vaksinasi di bandara wamena bagi warga yang ingin masuk ke Wamena, itu tergantung dari kebijakan pemerintah daerah,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *