Balai Arkeologi Temukan Puluhan Serpihan Gerabah

Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto saat menunjukkan serpihan gerabah yang ditemukan di lokasi yang diduga Kampung Tua Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Selasa (6/7).(Yewen/Cepos)

SENTANI– Balai Arkeologi Papua melakukan penelitian terhadap kehidupan masyarakat pra sejarah di wilayah Sentani Tengah, tepatnya di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Selasa (6/7).

Dalam penelitian di hari pertama ini, Balai Arkeologi bersama tim yang dibantu oleh masyarakat berhasil menemukan serpihan-serpihan gerabah di beberapa lokasi yang diduga merupakan kampung lama Abar.

Namun dari puluhan serpihan gerabah yang ditemukan, ada dua serpihan yang menarik perhatian dari Balai Arkeologi. Satu serpihan gerabah berbentuk tangkai pegangan yang diduga merupakan tempat pegangan gerabah, satu gerabah lagi memiliki ukiran lubang.

“Kalau dua serpihan ini merupakan buatan lama dan tidak di buat lagi sekarang,” kata Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto kepada cenderawasih pos di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Selasa, (6/7).

Suroto menyampaikan, hari ini (kemarin-red) pihaknya hanya melakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui titik yang pasti mengenai keberadaan lokasi dari serpihan-serpihan yang akan dilakukan pengGalian.

“Nanti kita akan lakukan pengalian, sehingga bisa menemukan serpihan-serpihan yang merupakan peninggalan masyarakat. Bagus lagi jika bisa mendapatkan arang atau tulang dan gigi dari manusia yang merupakan peninggalan di Kampung Abar,” ujarnya.

Suroto menyatakan, pihaknya akan melakukan penelitian untuk mengetahui tentang kehidupan pra sejarah masyarakat yang ada di wilayah Sentani Tengah, Kabupaten Jayapura. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *