SMAN I Merauke Tunda Pelaksanaan MPLS

Segius Womsiwor, S.Pd.(Sulo/Cepos)

MERAUKE- SMA Negeri I Merauke akhirnya menunda pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kepala SMAN I Merauke Sergius Womsiwor, S.Pd, M.Pd ditemui Cenderawasih Pos di sekolahnya kemarin mengungkapkan bahwa penundaan ini dikarenakan meningkatnya kasus Covid di Kabupaten Merauke.

  Disamping itu, menurut Sergius, penundaan tatap muka juga karena adanya penegasan melalui surat edaran dari Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, selaku ketua Tim Satgas Covid Kabupaten Merauke untuk tidak melakukan kegiatan pertemuan yang melibatkan banyak orang.

   “Sesuai dengan jadwal, mulai hari ini (kemarin.red) kita melaksanakan MPLS, tapi karena terjadi peningkatan dan adanya surat  sehingga kita tunda,” katanya.

   Penundaan ini dilakukan sampai 17 Juli mendatang. “Akan ada evaluasi dari Tim Satgas Covid Kabupaten Merauke. Kita sesuaikan perkembangan,” jelasnya.

   Sergius menjelaskan bahwa penundaan kegiatan MPLS tersebut dilakukan demi kesehatan dan keselamatan dari anak-anak tersebut. Sergius menyebut, tahun ini  jumlah siswa yang diterima sebanyak 456 orang.

   “Memang masih banyak yang mau daftar terutama  yang datang dari jauh, tapi karena sudah full sehingga tidak terima lagi. Kita sarankan untuk daftar ke sekolah lainnya yang juga ada di Kota Merauke,” jelasnya.

   Menyangkut guru yang wajib vaksinasi,  Sergius Womsiwor mengungkapkan, bahwa hampir seluruh guru  yang ada di SMAN I Merauke telah mengikuti vaksinasi kedua. Termasuk tenaga  tata usahanya.

    “Memang masih ada 4-5 guru yang belum, karena saat  vaksinasi untuk tenaga guru  mereka dalam keadaan hamil, menyusui.  Tapi itu akan menyusul untuk vaksinasi, sehingga nantinya semua guru di SMAN I Merauke vaksinasi,” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *