Pemuda GIDI Gelar Turnamen Piala Bergilir

Wakil Presiden GIDI, Pdt. Usman Kobak, S.Th, MA. bersama panitia dan undangan yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan turnamen pemuda GIDI  se-Indonesia, saat melakukan tendangan bola secara simbolis di Lapangan STAKIN GIDI Sentani, Senin (5/7).(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Turnamen terbuka Piala Bergilir Sepak Bola Putra dan Voli Putri Pemuda GIDI se-Indonesia kembali digelar di lapangan STAKIN Sentani. Pembukaan Kegiatan turnamen piala bergilir itu dibuka langsung oleh Wakil Presiden GIDI, Usman Kobak, S.Th, MA. pada Senin (5/7)

Pembukaan kegiatan itu juga dihadiri oleh Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. Pada kesempatan itu juga RHP menyerahkan bantuan dana kepada panitia penyelenggara kegiatan turnamen tersebut.

Wakil Presiden GIDI, Pdt. Usman Kobak, S.Th, MA.   Meminta kepada seluruh pemuda dan panitia yang terlibat di dalam kegiatan turnamen itu agar menjunjung tinggi sportivitas. Dimana para pemuda ini harus  memulainya dengan baik dan mengakhirinya juga dengan baik. Supaya nama Tuhan dimuliakan dan semua orang puas karena para pemuda  sudah menampilkan karakter Kristus di dalam lapangan.

“Saudara-saudara pemuda GIDI yang kami kasihi dalam Yesus Kristus, kalian adalah anak tanah yang disiapkan oleh Gereja ini untuk menebus dunia, menjawab tantangan dunia, masalah dunia. Kalian juga menjadi jawaban,” kata Pdt. Usman Kobak, kepada wartawan di sela-sela kegiatan pembukaan turnamen pemuda GIDI tersebut di Lapangan STAKIN Sentani, Senin (5/7).

Sementara itu ketua Departemen GIDI yang juga sebagai  Ketua Panitia, Ev Yadinus Mabel, S.Th mengatakan, ada 8 tim yang dilibatkan dalam turnamen tersebut sesuai dengan wilayahnya. mulai dari wilayah Poga, Toli, Yamo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Pantai Selatan, Pantura dan Yasumbas.

“Mereka akan bertanding untuk piala bergilir. Yang musim lalu, piala bergilir ini diraih dari wilayah Yamo,” katanya.

Sehingga kegiatan yang sedang berlangsung itu yang menjadi panitia merupakan pemuda yang berasal dari wilayah Yamo. Sejauh ini 8 wilayah yang mengikuti pertandingan itu sudah siap, bahkan mereka juga mendapatkan kostum baru dari salah satu donatur.

“Kita dari berbagai suku bahasa di tanah Papua, Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan mereka akan datang dalam kegiatan turnamen ini, juga dalam raker seminar hutpemuda GIDI yang ke-35,” Pungkasnya.(Roy/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *