Apresiasi Tenaga Medis Non OAP yang Bertugas di Daerah Sulit

Puskesmas Itlay Hisage yang sering memberikan pelayanan kesehatan hingga ke kampung -kampung yang sulit dijangkau.(Denny/ Cepos)

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi  mengapresiasi kinerja  dari tenaga medis yang bukan penduduk asli Papua atau yang merupakan warga perantau, namun bisa memberi pelayanan kesehatan di daerah sulit, di kampung -kampung terpencil yang ada di Distrik Itlay Hisage Kabupaten Jayawijaya.

  “Saya menyampaikan terimakasih kepada petugas medis yang di luar dari OAP, tetapi mereka bisa melakukan pelayanan kesehatan sampai kampung-kampung terjauh di Distrik -distrik yang ada di Jayawijaya,” katanya.

  Jhon Banua mencontohkan petugas medis non Papua yang pernah ditemui adalah saat melakukan pelayanan di Kampung Miami, Distrik Itlay Hisage. Kampung Miami di Distrik Itlay Hisage hingga kini tidak bisa dijangkau dengan mobil maupun motor, sebab belum dibuka akses akibat medan yang sulit.

  “Untuk menempuh kampung Miami ini tidak bisa dilakukan dengan kendaraan baik itu motor atau mobil, kondisinya masih sulit untuk ditembus,”jelasnya.

  Jhon mengatakan perjalanan dari pusat distrik ke Kampung Miami cukup jauh, sebab bagi masyarakat yang sudah terbiasa berjalan kaki saja mesti menempuh perjalanan empat jam, namun petugas kesehatan yang ada disana mereka harus berjalan kaki menempuh jalan setapak untuk memberikan pelayanan kesehatan.

   “Biasa masyarakat jalan 4 jam. Tetapi kita (yang belum terbiasa) yang jalan ke sana tidak tahu berapa lama dan saat itu saya kunjungan ke sana ada petugas medis bukan OAP ini lagi lakukan pelayanan posyandu,” katanya.

   Bupati mengajak seluruh masyarakat ikut melindungi tenaga medis yang ditempatkan di sejumlah Puskesmas di daerah pinggiran, agar mereka merasa nyaman dan mau tinggal untuk membantu masyarakat.

  “Tenaga medis yang non OAP ini sudah memberikan pelayanan kesehatan dengan baik kepada masyarakat di kampung –kampung.  Oleh karena itu sudah sepantasnya mereka harus dilindungi oleh masyarakat, atau membuat mereka merasa nyaman selama bertugas,” bebernya.

  Untuk keamanan bagi petugas medis, kata Bupati Jayawijaya , bukan hanya tugas kepala Kampung dan Kepala Distrik setempat, tetapi menjadi tanggung jawab dari masyarakat dimana tempat petugas itu memberikan pelayanan kesehatan.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *