Sepakat Bangun Jalan Trans Keneyam – Batas Batu Mamugu

Kepala Balai Wilayah Pengunungan Tengah Wamena dan Bupati Nduga sepakat membangun Nduga Jalan Trans Keneyam Batas Batu Mumugu. (foto: humas)

KENEYAM- Untuk membangun dan membuka isolasi serta menurunkan harga barang di wilayah Pengunungan Tengah Papua harus membangun terlebih dahulu di Kabupaten Nduga karena kabupaten Nduga memiliki posisi strategi tersendiri yaitu memiliki pelabuhan dari wilayah Selatan Asmat , maka untuk mempercepat pembangunan di Wilayah Pengunungan Bupati Kabupaten Nduga Wentius Nimiangge,S.Ak.S.Pd.MM, sudah lakukan pertemuan untuk membangun infrastruktur jembatan dan jalan di Wilayah Kabupaten Nduga.

Dalam pertemuan antara bupati dan Kabalai Wamena Setnat telah bersepakat membangun jalan 21 KM dari Kota Keneyam menuju Batas Batu dan Pelabuhan Mumugu dan 5 Km sudah sedang dibangun tahun 2021 dan 16 Km akan dibangun tahun 2022.

Kepala Balai Wilayah Pengunungan Tengah Wamena menjelaskan bahwa dirinya punya kerinduan besar adanya jalan antar Kabupaten di Wilayah Pengunungan Tengah Papua dan terlebih khusus di Kabupaten Nduga yang harus segera dibangun karena Nduga merupakan pintu masuk pembangunan yang akan berdampak pada menurunkan harga barang di wilayah pegunungan.  Ini karena Nduga memiliki dua pelabuhan yaitu pelabuhan sunggai di  Mumugu dan pelabuhan Batas Batu, dimana karena kapal masuk dari Pelabuhan Timika apalagi Kabupaten Nduga sudah dapat program Jalan Tol laut dan Udara dari Kementrian Perhumbungan ” Maka saya sangat rindu untuk membangun jalan dari pelabauhan ke Kota Keneyam sebagai Ibukota karena perputaran perekonomiannya lancar tidak ada hambatan, ” ujarnya.

Kepala Balai Wamena juga menjelaskan bahwa Balai Wamena siap untuk membangun Jalan di Wilayah Pengunungan Tengah, khusunya  di Nduga.” Hanya saya pesan kepada pemerintah dan tokoh agama, seluruh toko masyarakat, LMA dan tokoh perempuan  dan masyarakat untuk menjaga keamanan bersama agar jangan dihalangai oleh masyarakat setempat. Kami pada prinsipnya sangat siap berjuang untuk membangun jalan, hanya kita harap ada jaminan keamanan. Jika Nduga sudah aman membangun Tahun 2021 dan 2022, maka tahun 2023 pasti dengan sendirinya pembangunan lewat dana APBN akan lebih banyak lagi masuk ke Kabupaten Nduga dan wilayah Pegunungan tengah Papua,” paparnya.

Kepala Balai juga menyampaikan terimakasih Kepada Bupati Kabupaten Nduga, Ketua DPR Kabupaten Nduga, Sekda Kabupaten Nduga yang sudah memfasilitas tim dari balai dan pihak kementrian PUPR turun di Kabupaten Nduga untuk survey, apalagi bupati dan ketua DPRD sendiri yang mengantar mereka ke Batas Batu dan Pelabuhn Mumugu.” Kami dari balai memberikan apresiasi besar kepada bupati dan Ketua DPR kabupaten Nduga untuk survei bersama. Ini menunjukan bahwa Bupati Kabupaten Nduga sangat merindukan Pembangunan di bidang infrakturuktur, maka kami siap berjuang untuk membangun Nduga bersama sama,” tegasnya.

Bupati Kabupaten Nduga juga menyampaikan terima kasih Kepada Kepala Balai Wamena bisa ketemu dan membahas terkait Pembangunan Jalan jembatan di sana.””Kkami sampaikan terima kasih karena tahun 2021 sudah dapat pembangunan jalan 5 Km dan saat ini sedang dibangun dan Tahun 2022 sudah masuk dalam program dan tinggal tunggu waktu untuk jalan 16 kilo akan dibangun, dari Mumugu dan Batas baru ke Kabupaten Nduga,” paparnya.

Diejlaskan, seluruhnya nanti  55 Km Jalan yang dibangun. Untuk 21 Km sudah pasti dibangun dan sisa 34 Km lagi sudah diusulkan untuk 2023. “Kami pemerintah menyampaikan terimakasih untuk membangun Jalan ini,” kata Bupati.

Sedangkan untuk masalah keamanan, Bupati Nduga menyampaikan bahwa hal itu menjadi tanggungjawab bersama.”Jangan ada yang menggangu agar jalan ini dapat dibangun dengan baik, sehingga nantinya kami di Kabupaten Nduga menjadi penyuplai barang dan jasa untuk teman-teman kabupaten lain di Pengunungan Tengah, karena hanya kita yang memiliki potensi punya pelabuhan dan kita punya Kapal, teman-teman kita di kabupaten lain belum karena medan yang sulit. Kita Kabupaten Nduga ini Tuhan kasih kita Potensi yang Luar biasa yang tidak dimiliki oleh teman teman kita, oleh karena itu orang Nduga harus jadi satu, setia, sekata,sependapat membangun Kabupaten Nduga demi anak cucu kita di waktu akan datang,” paparnya. (ist/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *