Bandara Senggi Akan Diperpanjang 500 Meter

Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan Kapolres Keerom, AKBP Kristian Aer bersama para pimpinan OPD dan seluruh jajaran, ketika meninjau Bandar Udara Senggi, di Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Jumat (2/7).(Yewen/Cepos)

KEEROM– Dalam rangka melakukan pelayanan publik kepada masyarakat di bidang transportasi udara, maka Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Keerom akan serius memperhatikan operasional di Bandar Udara Senggi. Apalagi Senggi dianggap sangat representatif untuk pelayanan ke depan di wilayah selatan dan wilayah Pegunungan Bintang.

  Oleh karena itu, Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP dan Kapolres Keerom, AKBP Kristian Aer bersama para pimpinan OPD dan seluruh jajarannya telah meninjau langsung Bandar Udara Senggi yang berada di Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom.

  Di sela-sela kunjungannya, Bupati Keerom, Piter Gusbager mengungkapkan bahwa bantuan dari Kementerian Perhubungan sendiri, maka sudah ada pembenahan pagar di sepanjang Bandar Udara Senggi dan sudah selesai.

  “Pagar ini kalau sudah diselesaikan, maka dalam pembahasan yang kita lakukan kemarin, maka akan ada perpanjangan landasan sekitar 500 meter,” ungkapnya kepada wartawan disela-sela kunjungannya di Bandar Udara Senggi, Kabupaten Keerom, Jumat (2/7).

  “Penambahan landasan menjadi 500 meter ini akan dilakukan ke arah selatan. Kalau sudah 500 meter, maka sekitar 1 kilo lebih, sehingga pesawat jenid ATR sudah bisa mendarat di Bandar Udara Senggih,” tambahnya.

  Gusbager menyampaikan, pihaknya menargetkan agar di tahun 2023 dan 2024 sudah ada pelayanan penumpang yang dilayani oleh para pesawat udara dari Bandar Udara Senggi. Hal ini sesuai dengan pertemuan yang dilakukan dengan Kepala Bandar Udara Senggi dan pihak dari Kementerian Perhubungan.

  “Tugas kita dari Pemda Keerom adalah membantu pelepasan tanah untuk perpanjangan Bandar Udara Sentani,” ujar mantan Wakil Bupati Keerom ini.

  Dia menyatakan, posisi apron akan dipindahkan juga, sehingga pesawat akan parkir sesuai dengan pembenahan yang dilakukan. Hal ini tentu sesuai dengan gambar yang sudah dibahas bersama-sama, sehingga fasilitas publik yang ada di sekitar Bandara Senggi akan dipindahkan.

  “Kita sedang negosiasi dengan fasilitas publik di sepanjang bandara ini, termasuk dengan sekolah sedang kita negosiasi untuk dipindahkan,” ujarnya. (bet/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *