Selama 4 Hari, 1.322 Warga Divaksin

Vaksinasi Massal di Gedung Ukumiarek Asso yang dilakukan Pemkab Jayawijaya melalui Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu.(Denny/ Cepos)

WAMENA-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy Mambieuw, SpB mengungkapkan bahwa dari vaksinasi yang dilakukan di Polres Jayawijaya  selama empat hari, yakni 27-30 Juni  di Ukumiarek Asso Wamena, ada 1.322 orang yang divaksin tahap pertama sedangkan nanti 14 hari lagi baru diberikan Boosteran.

  “Jadi sebelum dilakukan vaksinasi itu kita masih di kisaran 55 persen lebih dari target, dan mungkin setelah vaksin ini dilakukan sehingga mungkin sudah naik sekitar 61 persen,”ungkap dr Willy kepada Cenderawasigh Pos melalui telepon selulernya, Jumat (2/7).

  Ia menyatakan target dari Dinas Kesehatan sendiri buka terpaku pada jumlah penduduk di Jayawijaya, tetapi target 25 ribu sampai 35 ribu orang ini bagi masyarakat yang ingin menerima vaksinasi itu baik di Kota Wamena maupun di distrik -distrik.

  “Jadi sebenarnya pencapaian target vaksinasi ini bukan dihitung dari jumlah penduduk tetapi target dinas sendiri untuk merealisasikan vaksinasi itu,”jelasnya.

  Dokter Willy  juga memastikan  angka pencapaian vaksinasi  di setiap distrik belum dimasukkan ke dalam data itu, sebab usai tiga hari melakukan vaksinasi di gedung Ukumiarek Asso Wamena plus satu hari di Polres itu saja yang masuk.

  “Untuk distrik -distrik kita masih berjalan untuk menjangkau masyarakat mendatang vaksinasi, sehingga datanya belum dimasukan dalam persentase pencapaian vaksinasi di Jayawijaya, contoh kemarin kita baru menjangkau di Distrik Wesaput dan masih terus dilakukan ke distrik lainnya,”bebernya

  Ia menyatakan data pencapaian ini akan dikirim ke Provinsi bersama dengan vaksin yang sudah digunakan  sehingga dari Provinsi bisa meneruskan ke pusat dan dinkes juga bisa mendapatkan vaksin -vaksin yang baru.

  “Dalam vaksinasi kita gunakan vaksin yang baru, sebab kita tidak mau mengambil risiko kepada masyarakat dan juga dapat dipastikan jika vaksinasi yang dilakukan itu aman, sebab sampai saat ini tidak ada keluhan dari masyarakat baik itu di distrik maupun di kota,”bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *