Gebyar Vaksin Akan Terus Digalakkan

Rapat Forkopimda penanganan Covid 19 di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (1/7) kemarin. Gebyar vaksin menjadi satu agenda yang didorong untuk terus digalakkan di Kota Jayapura.(Gratianus silas/cepos)

JAYAPURA– Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyampaikan bahwa berdasarkan data vaksinasi hingga 30 Juni lalu, cakupan vaksinasi di Kota Jayapura telah mencapai 53.963 atau setara 21 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua vaksinasi telah mencapai 31.246 orang atau setara 12 persen.

“Pemakaian logistik vaksinasi kita sebesar 85.209 dosis, yang mana masih beredar 37 vial vaksin. Sisa stok kita 132 vial atau 1.320 dosis di Gudang Farmasi. Dosis yang sudah didistribusi di lapangan sebanyak 85.850 dosis atau 8.558 vial,” jelas Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Jumat (2/7) kemarin.

Kata Wali Kota Mano, gebyar vaksin terus digalakkan pihaknya, bukan hanya sebagai persyaratan persiapan menyambut PON, tapi juga meningkatkan cakupan vaksinasi di Kota Jayapura secara umumnya.

“Gebyar vaksin ini dilakukan dengan kerja sama yang dilakukan bersama TNI dan Polri melalui RS Bhayangkara, RS Angkatan Laut, dan RS Marthen Indey,” tambahnya.

Kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, memastikan bahwa pihaknya takkan kekurangan stok vaksin. Pasalnya, pemerintah pusat menjamin ketersediaan vaksin bagi Pemkot Jayapura.

“Kalau untuk ketersediaan vaksin sendiri kita tidak akan kekurangan. Pasalnya, kita disuport oleh pemerintah pusat. ketersediaan vaksin di Kota Jayapura dipantau langsung oleh Kementerian Kesehatan secara daring. Demikian, ketika dilihat dosis vaksin berkurang, maka akan langsung ditambah lagi. Makanya, kita harap dapat support lagi. Tapi kalau stok kita berkurang, mereka akan tambah lagi,” kata Kadinkes Ni Nyoman Sri Antari. (gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *