Semua Pejabat Diminta Tidak Permainkan Jabatan

Sihar Lumban Tobing.(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Anggota DPRD Jayapura, Sihar Lumban Tobing mengapresiasi langkah kepala daerah Kabupaten Jayapura yang melakukan rotasi atau roling jabatan serta melantik sejumlah pejabat mulai dari eselon II, III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

Menurut politisi partai Golkar itu, roling jabatan yang dilakukan oleh kepala daerah itu sudah tepat dalam rangka memperbaiki kinerja dari setiap pejabat, termasuk mencapai visi dan misi Bupati Jayapura dan Wakil Bupati Jayapura yang mana sudah mendekati akhir masa jabatannya. Oleh karena itu, selaku anggota DPRD, dia berharap agar pejabat yang baru dilantik ataupun pejabat yang sudah dipercayakan terlebih dahulu untuk menduduki jabatan tertentu di lingkungan Pemkab Jayapura agar tidak mempermainkan jabatan itu.

“Perlu diingat bahwa kepercayaan yang diberikan oleh bupati itu bukanlah sebuah jabatan yang abadi. Itu amanah yang diberikan dan harus dipertanggungjawabkan lewat kinerja, di lingkungan kerja masing-masing. Buktikan lewat kinerja bahwa betul orang yang tepat dan berkompeten untuk menduduki jabatan tersebut,”kata Sihar Tobing kepada wartawan di Sentani Rabu, (30/6) kemarin.

Mantan pengacara itu juga meminta kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah dipercayakan oleh Bupati Jayapura itu supaya betul-betul bekerja lebih maksimal agar di akhir masa jabatan bupati, seluruh program dan visi misinya tercapai dengan baik.

Dia juga berharap kepada Kepala Dinas Perindag yang baru dirotasi agar bisa bekerja lebih aktif dalam menata pasar. Termasuk mengelola pasar yang sudah sekitar 5 tahun selesai dibangun, namun sampai saat ini belum dimanfaatkan.

“Misalnya pasar yang dibangun di Genyem, pasar di Nimbokrang, pasar di Doyo. Pasar-pasar itu sudah lama dibangun dan sudah selesai dengan biaya yang tidak sedikit, namun tidak digunakan,” ujarnya.

Sihar juga meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru agar mempunyai visi misi yang jelas terkait penataan Kota Sentani menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Oktober nanti.

“Kota Sentani akan menjadi pintu masuk ke Papua dan juga menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan PON, ini harus menjadi perhatian serius,” pungksnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *