Prioritaskan Gencar Vaksin, Pembatasan Tunggu dulu

Mathius Awoitauw. Ft; Robert Mboik/Cepos

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan, sementara ini belum menerapkan aturan pembatasan waktu aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi sebagaimana yang sudah diputuskan oleh pemerintah provinsi Papua dalam rangka menekan dan membatasi penyebaran covid-19 di provinsi Papua.
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan, pembatasan waktu aktivitas dan kegiatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Jayapura pasti di lakukan namun itu bukan menjadi opsi utama pemerintah untuk menekan dan membatasi penyebaran covid-19. Namun yang diutamakan untuk dilakukan saat ini dalam rangka menekan dan membatasi penyebaran konfirmasi itu memastikan seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura terlebih khusus di 3 wilayah distrik yang ada di sekitar kota Sentani harus di vaksin covid-19.
“Kita tidak ikut (aturan pembatasan waktu), kita tingkatkan vaksinasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura terlebih khusus masyarakat 3 distrik yang ada di sekitar kota Sentani,” kata Bupati Mathius Awoitauw, ketika dikonfirmasi cenderawasih pos Kamis (1/7).
Menurutnya vaksinasi ini yang harus dilakukan secara maraton di Distrik Sentani Sentani Timur dan Waibu. Terkait itu pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Kabupaten Jayapura untuk memastikan semua seluruh warga yang ada di 3 distrik itu khususnya yang berusia diatas 18 tahun wajib divaksinasi.
“Karena kalau vaksinasinya di daerah itu berjalan lancar, saya yakin ini akan menurun,” ujarnya.
Untuk mengoptimalkan program vaksin covid 19 sebagai seluruh warga di 3 distrik wilayah kabupaten Jayapura itu pihaknya juga telah membangun komunikasi dan juga sosialisasi kepada masyarakat melalui tokoh agama tokoh masyarakat dan tokoh adat yang ada di kota Kabupaten Jayapura.
Ditanya apakah keputusannya itu tidak bertentangan dengan aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Papua beberapa waktu yang lalu. Menurutnya keputusan untuk tidak memberlakukan pembatasan waktu itu pasti akan dilakukan oleh pemerintah ke depan. Namun mengingat saat ini kasus yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Jayapura baru mencapai 3%, maka pihaknya lebih memilih untuk memaksimalkan program vaksin covid 19 kepada masyarakat.
“Kalau dia naik kita kan ambil sikap, tentu masyarakat juga harus vaksin dan prokes ketat,” tambahnya.(roy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *