Peningkatan Sarpras Harus Sejalan dengan Peningkatan Pelayanan

Puskesmas Jayapura Utara dengan wajah baru usai diresmikan kemarin. Peningkatan sarana prasarana harus berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., meresmikan Puskesmas Jayapura Utara, Puskesmas Imbi, dan Puskesmas Yoka, Selasa (29/6) kemarin.(Gratianus silas/cepos)

*Telan DAK Puluhan Miliar, Tiga Puskesmas Megah Rampung Dibangun

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., meresmikan Puskesmas Jayapura Utara, Puskesmas Imbi, dan Puskesmas Yoka. Peresmian tiga puskesmas megah secara nasional ini dipusatkan di Puskesmas Jayapura Utara, Gurabesi, Jayapura Utara, Selasa (29/6) kemarin.

Kata Wali Kota Mano, peningkatan fasilitas sarana dan prasarana puskesmas harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di puskesmas itu sendiri.

“Saya minta kepala puskesmas, dokter, perawat, mari kita siap untuk layani masyarakat dengan baik sesuai dengan petunjuk aturan Kementerian Kesehatan. Kita berikan pelayanan yang cepat, tepat, dan excellent,” tegas Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Selasa (29/6) kemarin.

Wali Kota Mano memiliki target agar 10 penyakit besar di Kota Jayapura dapat diturunkan. Hal ini dapat terwujud melalui pelayanan optimal puskemas sebagai pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat yang hendak berobat.

“Total 13 puskesmas di Kota Jayapura, kalau bisa bekerja keras memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, kita bisa bantu rumah sakit di Kota Jayapura. Masyarakat juga, yang sakit ringan, seperti batuk, pilek, demam, maupun malaria, tidak harus ke rumah sakit,” terangnya.

“Sebaliknya, bisa datang ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan yang cepat. Sebab, hanya penyakit berat saja yang dirujuk ke rumah sakit. Bahkan pelayanan HIV/AIDS dan ibu hamil dapat dilakukan di 13 puskemas. Kota Jayapura sudah melakukan pelayanan 24 jam di 13 puskemas,” sambungnya.

Di tengah pandemi Covid 19, diharapkan peran puskesmas dalam pemeriksaan pasien Covid 19 maupun pelayanan vaksinasi. Termasuk semua tenaga kesehatan yang wajib untuk divaksinasi.

“Kita lakukan pemeriksaan dengan cepat di masa Covid 19 ini. Kalau mendapati ada warga yang kena Covid 19, maka dibawa dan langsung dirawat di LPMP Kotaraja. Saya juga minta semua nakes divaksin, sehingga menambah kekebalan tubuh. Selain menjaga dirinya, nakes juga memiliki keluarga yang harus dilindungi,” jelasnya.

“Saya tidak mau kepala puskesmas maupun tenaga kesehatan terpapar Covid 19. Mereka harus melayani masyarakat yang kena Covid 19,” tambahnya.

Secara khusus, Wali Kota Mano memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Kesehatan yang telah membangun pembangunan 3 puskesmas megah yang diresmikannya itu dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi dan Reguler.

“Terima kasih juga kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Polresta Jayapura Kota dan masyarakat adat, serta pemilik hak ulayat, sehingga pembangunan puskesmas berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, melaporkan bahwa sumber anggaran pembangunan 3 puskesmas berasal dari DAK Afirmasi dan Reguler tahun 2020. Puskesmas Jayapura Utara dan Puskesmas Imbi mendapat DAK Afirmasi, sedangkan Puskesmas Yoka mendapat bantuan DAK Reguler.

“Masing-masing anggaran yang diterima ketiga puskesmas ini antara lain, Puskesmas Jayapura Utara mendapat alokasi Rp 13,7 miliar, Puskesmas Imbi mendapat Rp 11,2 miliar, dan Puskesmas Yoka mendapat alokasi Rp 11,4 miliar. Pembangunan kesehatan tidak akan bisa berjalan tanpa didukung sarpras, sehingga kami sangat bersyukur kami dapat bantuan dari Kemenkes RI,” tambah Kadinkes Ni Nyoman Sri Antari. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *