Pasien Covid Capai 59 Pasien, Didominasi Pelaku Perjalanan

Pemeriksaan Swab Antigen yang dilakukan petugas medis terhadap setiap penumpang pesawat yang tiba di Wamena. Klaster penerbangan, hingga saat ini masih mendominasi pasien Covid-19 di Jayawijaya.(Denny/Cepos)

Jhon Richard Banua, SE, Msi.(Denny/Cepos)

WAMENA-Jika sebelumnya angka pasien Covid -19 di Jayawijaya 49 pasien yang ditangani kini ada lagi penambahan 10 kasus baru, sehingga total semua yang kian dirawat mencapai 59 orang. Kenaikan angka covid -19 dipastikan semua dari pelaku perjalanan yang baru masuk ke Wamena melalui penerbangan, sedangkan penularan dari dalam sendiri masih minim.

   Ketua Tim Percepatan Penanganan Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi mengakui jika untuk saat ini pasien yang dirawat baik menggunakan ruang isolasi RSUD Wamena dan tempat karantina yang disediakan oleh Pemda Jayawijaya ada 59 orang yang kebanyakan ditemukan dari penerbangan yang masuk ke Wamena.

  “Kita lakukan ini untuk menjaga Jayawijaya  khususnya dan Lapago pada umumnya, sehingga dilakukan pemeriksaan bagi siapapun yang masuk ke Wamena, dan hasilnya ada 59 orang yang ditemukan oleh tim pemeriksa Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya, Selasa (29/6) kemarin.

   Jhon Banua mengaku  masih melihat perkembangan yang terjadi. Kalau memungkinkan, Pemda akan membuka kembali posko rapid tes antigen di Sentani Kabupaten Jayapura seperti dulu untuk melakukan pemeriksaan disana kepada warga sebelum masuk ke Wamena.

  “Kita akan evaluasi masalah ini dan melakukan koordinasi dengan Pemprov Papua dan juga Pemda Kabupaten Jayapura dalam melakukan pengawasan bersama,”ujarnya

  Secara terpisah Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy mambieuw, SpB mengakui peningkatan pasien covid -19 yang kian mulai banyak di Jayawijaya ini masih di dominasi oleh klaster penerbangan Sedangkan untuk penularan dari dalam atau lokal ini masih minim, ini yang membuat pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan.

  “Kalau kemarin itu 49, ada tambahan kasus lagi 10 kasus, sehingga menjadi 59 kasus yang ditangani, sementara untuk data hari ini belum masuk dan masih melakukan pemeriksaan pada setiap penerbangan yang masuk,” bebernya.

   Menurutnya, kenaikan angka Covid-19 ini kalau dilihat dari pemeriksaan yang dilakukan di Wamena itu lebih dominan dari penerbangan yang naik dari Sentani Jayapura ke Wamena itu lebih yang mendominasi, kemudian hanya ada tambahan dua pasien dari dalam yang merupakan hasil tracing dari puskesmas Wamena kota.

  “Untuk data hari ini ada lagi 7 orang, namun belum masuk ke data karena masih ada penerbangan yang akan diperiksa, nanti setelah penerbangan itu habis barulah petugas akan melakukan rekapan untuk masuk ke data Covid -19 Jayawijaya.”jelasnya.

   Ia juga menyatakan jika banyaknya warga yang naik ke Wamena, meskipun dilengkapi dengan surat pemeriksaan antigen yang menyatakan negatif , namun pada saat diperiksa kembali masih ada saja yang reaktif dan jika ditindak lanjuti ke pemeriksaan PCR menjadi positif.

   “Tadi kami sudah rapat dengan Forkopimda Jayawijaya dan banyak yang mengusulkan ke pemerintah daerah untuk membuka kembali posko pemeriksaan di Sentani Kabupaten Jayapura khususnya rapid tes antigen, agar warga yang ingin masuk ke Wamena semua harus melakukan pemeriksaan dari sana,” bebernya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *