Antusias Warga Lokal  Ikut Vaksin Sangat Rendah

Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 d halaman Masjid Al-Aqsa Sentani, pekan lalu.(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si sudah menginstruksikan kepada jajaran kesehatan khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jayapura agar fokus melaksanakan atau memberikan vaksin Covid-19 terhadap seluruh masyarakat yang ada di tiga wilayah  distrik, Sentani, Waibu dan Sentani Timur.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan, pihaknya sedang mengejar target agar seluruh masyarakat di 3 wilayah distrik ini harus divaksin Covid-19. Namun menurutnya, hal ini tidaklah mudah, karena keterlibatan masyarakat lokal yang ada di 3 distrik ini untuk divaksin masih sangat sedikit.

“Kalau kita lihat dari target kita, memang warga lokal Papua ini yang masih banyak belum divaksin. Dari beberapa kali kita lakukn vaksin, hanya 3 sampai 4 orang saja yang divaksin. Ini tantangan besar bagi kami,” ujar Edward Sihotang, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa, (29/6) kemarin.

Sihotang mengatakan, pihaknya telah mengupayakan untuk mempercepat pelaksanaan vaksin bagi masyarakat umum di Kabupaten Jayapura, khususnya di wilayah yang jumlah kasusnya lebih banyak dari daerah lainnya. Itu sudah dimulai Sabtu lalu bekerjasama dengan Polres Jayapura dan sejumlah stakeholder di Kabupaten Jayapura.

“Di hari pertama itu lebih dari 900 orang berhasil divaksin, hari kedua, ketiga itu sudah berkurang. Bahkan di Gereja Katolik itu hanya sekitar 100-an orang yang divaksin,”ujarnya menjelaskan.

Sebelumnya, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw memberikan instruksi kepada gugus tugas agar fokus melakukan vaksin kepada masyarakat di 3 distrik, mengingat ketiga distrik ini merupakan tempat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kabupaten Jayapura.

” Ada sejumlah venue yang tersebar di 3 distrik ini, makanya masyarakatnya juga harus divaksin Covid-19,” ujar Mathius Awoitauw.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *