Vaksinasi  Covid-19 Capai 55 Persen Target Sasaran

Masyarakat saat antre  mendapatkan penyuntikan Vaksinasi di halaman Mapolres Jayawijaya, akhir pekan kemarin. Gebyar Vaksinas terus dilakukan untuk mengejar target sasaran di Jayawijaya.(Denny/ Cepos)

WAMENA-Pemda Jayawijaya kembali melaksanakan Gebyar Vaksinasi 1.000.000 orang per hari. Dimana untuk   vaksinasi yang selama ini dilakukan,  baru mencapai 55 persen. Diharapkan dengan gebyar Vaksinasi yang dilakukan selama 3 hari dapat mengangkat pencapaian vaksinasi di Jayawijaya.

  Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, MAP menyatakan jika dalam pelaksanaan Gebyar Vaksinasi pemda menyiapkan 800 dosis vaksinasi untuk melayani masyarakat Jayawjijaya yang ingin mendapatkan layanan vaksin Covid-19 di Jayawijaya yang digelar di gedung Ukumiarek Asso.

   “Jayawijaya sudah mencapai 55 persen dari sasaran, jadi bukan 55 persen dari jumlah penduduk. Tapi 55 persen dari sasaran target kita yang akan dilakukan vaksin. Sasaran taget sekitar 33 persen,” jelas Sekda yang mengaku gebyar vaksin rencananya dilakukan selama tiga hari  di kota Wamena.

    Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, dr.Willy Mambiyeuw Sp.B mengaku  vaksinasi d  bagi warga Jayawijaya yang berusia  delapan belas tahun hingga enam puluh lima tahun ini dilakukan untuk mengejar angka pencapaian sasaran dari vaksinasi yang selama ini dilakukan oleh dinas kesehatan

   “Vaksin yang digunakan jenis vaksin Sinovac, kegiatan dilakukan selama tiga hari untuk memenuhi capaian yang pemerintah pusat secara nasional yakni target 1 juta orang divaksin per hari,” ungkap kadinkes.

  Di hari pertama tingkat antusias warga untuk mengikuti vaksinasi bisa dibilang cukup tinggi, sejak pukul 09.00 WIT hingga pukul 11.00 WIT telah terdaftar tiga ratus lebih calon penerima vaksin.  “Semua maysarakat baik Jayawijaya maupun yang ber-KTP luar Jayawijaya tapi berdomisili di Jayawijaya silahkan datang, karena gebyar vaksin selama tiga hari ini tidak hanya fokus untuk Kabupaten Jayawijaya saja, ini agar kita bersama-sama menekan peningkatan angka covid di Jayawijaya,”ujarnya.

  Ditambahkan untuk saat ini vaksinasi untuk anak-anak belum ada petunjuk dari pemerintah pusat. “Walau sudah dikatakan vaksin bisa dilakukan untuk anak usia di atas 12 tahun. Ini masih wacana, secara instruksi belum ada,” pungkasnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *