Mendagri Bangga Anak-anak dari Timur Indonesia Dapat Pendidikan Terbaik di Sekolah GenIUS

JAYAPURA-Pendidikan formal di dalam negeri terasa belum maksimal dirasakan khususnya oleh anak-anak usia sekolah dasar, SMP dan SMA di beberapa wilayah. Terlebih, jika dicermati dari sisi kualitas belajar mengajar. Seperti yang dirasakan anak-anak dari wilayah timur Indonesia, yang jauh dari pusat pemerintahan sehingga minim pengawasan dari pihak-pihak terkait.

Sekolah GenIUS yang berkomitmen sejak tahun 2014, menjadi salah satu pilihan pusat pendidikan formal yang bisa dinikmati oleh anak-anak asal wilayah timur Indonesia seperti Papua dan Maluku.

Tanggal 18 Juni 2021 lalu, Sekolah GenIUS me-wisuda 51 siswa-siswi terbaiknya yang menjadi angkatan ke-VI. Bukan hanya sekedar lulus, namun para siswa yang diwisuda, dijamin memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Karena mereka juga dibekali dengan berbagai aktivitas riset untuk pengembangan potensi diri.

Sembilan siswa yang lulus tahun ini bahkan diterima di Universitas Luar Negeri, itu menunjukkan bahwa totalitas yang diberikan Sekolah GenIUS kepada anak didiknya adalah yang terbaik.

Pencapaian tersebut merupakan satu prestasi tersendiri. Untuk itu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi apa yang dilakukan Sekolah GenIUS.

“Apa yang dilakukan sekolah GenIUS sesuai dengan keinginan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yakni kesempatan dan kualitas pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia. Khususnya bagi anak yang berasal dari daerah 3 T (Terpencil, Terdepan, Tertinggal) yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 18 tahun 2020 tentang rencana pembangunan jangka menengah Nasional tahun 2020- 2024. Selamat kepada para siswa dan manajemen Sekolah GenIUS!,” ungkap mantan Kapolda Papua ini dalam sambutannya.

Mendagri Tito Karnavian juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah, tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut serta membangun daerahnya melalui pendidikan yang nantinya berkembang membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak asli daerah.

Saat ini sekolah GenIUS tidak hanya berperan dalam mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mengembangkannya melalui proses refleksi secara kritis. Sehingga nantinya pengembangan kompetensi siswa siswi tidak hanya terfokus pada pemahaman konsep keilmuan, namun juga bersikap kritis terhadap berbagai informasi pengetahuan yang diperoleh, serta tidak mengabaikan pengembangan sikap dan keterampilan sebagai agen perubah dalam menghadapi tantangan masa depan, berperan dalam perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Proses wisuda ini merupakan salah satu bentuk pertanggung-jawaban Sekolah GenIUS kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat di wilayah Indonesia Timur, yang telah mempercayakan putra-putrinya ke Sekolah GenIUS. (nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *