Test Event Akan Turunkan Seluruh Atlet

Atlet Panjat Tebing Papua saat mengikuti latihan di KONI DKI Jakarta beberapa pekan lalu.(Erik / Cepos)

JAYAPURA – Test Event untuk pelaksanaan PON XX 2021 akan dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2021. Test Event akan dilakukan oleh PB PON Papua untuk cabang olahraga yang akan di dipertandingkan pada saat PON XX Papua.

Sekertaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, bahwa KONI Papua akan menurunkan seluruh atletnya dari 37 cabang olahraga yang sedang menjalani pemusatan latihan.

Menurut Kenius, Test Event akan menjadi kesempatan bagi para atlet Papua untuk bisa beradaptasi dengan venue mereka sendiri. Kata Kenius, atlet Papua harus menguasai venue mereka dari pada atlet dari luar Papua.

Apalagi menurut Kenius, setelah test event, atlet mereka juga akan melakukan pemusatan latihan di setiap venue, sesuai cabang olahraga masing-masing.

“Kami (KONI) akan ikutkan semua atlet di test event, di bulan Juli atau Agustus. Karena atlet kita juga akan masuk di setiap venue di itu. Mereka harus lebih menguasai venue dari pada tamu-tamu lain,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Jayapura, Senin (28/6).

“Sehingga test event itu semua atlet kita sudah mencoba venue-venue yang ada. Kita berharap PB PON agar bisa menfasilitasi semua arena bisa digunakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang I Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON), Yusuf Yambe Yabdi mengatakan test event mereka lakukan untuk melihat kesiapan panitia, pertandingan dan venue pertandingan yang akan digunakan oleh setiap cabang olahraga saat PON XX.

“Dalam test event ada langkah-langkah yang harus diambil, kita melakukan penyiapan venue. Kita belanja masalah terakhir yang ada di dalam venue, mungkin ada venue yang kursinya masalah, atau catnya luntur, lampunya tidak berfungsi,” ungkap Yusuf Yambe.

“Bersama TD kita melakukan asesman untuk bagaimana menyiapkan venue menuju kepada standarisasi layaknya sebuah pertandingan itu dijalankan, terutama pertandingan yang standar nasional dan internasional,” sambung Yusuf Yambe.

Selain pertandingan, kata Yusuf Yambe, dalam test event mereka juga akan melihat kesiapan faktor pendukung suksesnya pertandingan seperti ruang dopping, kesehatan, dan tenaga UPP.

“Semua harus kita berikan penomoran, sehingga ketika kita melakukan test event, itu masing-masing fungsi sudah tahu tempatnya di mana, ini namanya geladi penempatan logistik, jadi itu yang kita lakukan,” kata Yusuf.

Kemudian dari hasil test event, lebih lanjut Yusuf mengatakan, mereka (PB PON dan Sub PB PON) sudah bisa melihat kesiapan mereka, serta kekurangan dalam menyiapkan PON XX 2021.

“Kekurangan apa yang kita temukan dalam penyelenggaraan test event, kita benahi dan semoga yang telah kita lakukan dengan pertolongan Tuhan kita bisa mensukseskan penyelenggaraan pertandingan pada PON XX tahun 2021,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *