300 Warga Ikut Vaksinasi di Polres Jayawijaya

Vaksinasi yang dilakukan petugas kesehatan kepada anggota dan warga di Polres Jayawijaya yang dipantau langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen , S,Sos, MM, Sabtu (26/6).(Denny/ Cepos)

WAMENA –Dalam Rangka Peringatan HUT ke-75 Tahun Bhayangkara, Polres Jayawijaya melakukan Vaksinasi massal kepada masyarakat bersama dengan Pemda Jayawijaya, Kodim 1702/ Jayawijaya, Batalyon 756 Wimane Sili, dan Kejaksaan Negeri Jayawijaya. Dalam pelaksanaannya 300 lebih warga mendapat vaksinasi usai dilakukan tahapan pemeriksaan.

   Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen, S,Sos MM mengaku  vaksinasi yang dilakukan ini merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan menyeluruh di seluruh jajaran Kepolisian. Sebab, ini merupakan progam negara untuk menyukseskan vaksinasi  sekaligus merupakan rangkaian dari peringatan HUT Bhayangkara ke 75

  “Vaksinasi merupakan program pemerintah yang harus disukseskan, 1 juta warga tiap hari, sedangkan kita di tingkat Kabupaten itu 600 dan bisa dicapai sampai 300-an orang kemarin, dimana kita mengimbau warga dengan kendaraan Bimas Polres Jayawijaya di seputaran Kota Wamena,”ungkapnya Minggu (27/6) kemarin.

  Menurutnya, vaksinasi ini awal dari Momentum HUT Bhayangkara ke 75 oleh karena itu Polres Jayawijaya mencoba untuk fokus terhadap kegiatan antisipasi pencegahan Covid -19, tetap mengajak , dan memberitahu masyarakat jika bahaya virus Covid -19 ini masih ada. Dimana  dalam kurun waktu seminggu terakhir ini ada 38 pasien yang dirawat di Jayawijaya.

  “Kita terus bersama Pemda , TNI, kita jalan bersama untuk terus menekan angka Covid -19, agar jangan bertambah, salah satunya dengan kegiatan vaksin ini kita jalankan kemudian dan juga mendukung kegiatan pemeriksaan rapid tes antigen yang masih terus dilakukan di bandara Wamena,”jelasnya.

   Kapolres Jayawijaya juga  mengimbau kepada masyarakat Jayawijaya untuk tetap mematuhi protokoler kesehatan pada saat awal Covid -19 merambah ke wilayah Jayawijaya, artinya rasa takut akan covid -19 sejak awal itu harus ada, jangan karena sudah terbiasa berada di saat pandemi itu maka perasaan takut itu hilang. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *