Ciptakan Sejarah Putra Papua Raih Adhi Makayasa

Danlantamal X, Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Kantiandagho SE, MM saat menerima kedua orang tua Always Giving Hamonangan Tiris, Alex Tiris dan Dermawaty Pandjaitan di Mako Lantamal X, Kamis (24/6). (Gamel/Cepos)

JAYAPURA-Lantamal X Jayapura patut berbangga. Pasalnya tahun ini mereka berhasil mengantarkan seorang putra Papua yang berdomisili di Jayapura sebagai taruna terbaik dan berhak menyandang gelar Adhi Makayasa.

Prajurit taruna tersebut adalah Always Giving Hamonangan Tiris, putra ketiga dari Alex Tiris dan Dermawaty Pandjaitan. Dari raihan ini bisa dibilang yang kedua untuk Papua setelah pada tahun 1996 seorang perwira Polisi, Kombes Pol. Joni Edison Isir berhasil keluar sebagai putera terbaik Akademi Kepolisian.

Setelah menunggu 25 tahun lamanya barulah muncul nama dari Akademi TNI Matra Laut Korps Pelaut Angkatan Laut, Always Giving Hamonangan Tiris. Always sendiri  pada tahun 2017 setelah lulus sekolah di SMAN  5 Jayapura, mendaftar sebagai taruna Angkatan Laut di Lantamal X. Tak menunggu lama, dengan catatan akademik yang baik iapun diterima.

Kemudian setelah digembleng selama 1 tahun, Always mengikuti pendidikan di Akademi Angkatan Laut (AAL), Surabaya dan lulus di tahun 2021.  “Yang jelas kami sangat bangga ada lulusan anak Papua yang meraih penghargaan Adhi Makayasa dan ini menjadi kebanggaan Papua tentunya. Ini anugerah besar bagi keluarga pak Tiris dimana kedua puteranya bisa masuk dalam taruna TNI AL dan salah satunya justru mendapat penghargaan yang terbaik,” jelas Danlantamal X, Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Kantiandagho SE, MM saat menerima kedua orang tua Always di kantornya, Kamis (24/6).

Danlantamal Yeheskiel menyatakan bahwa ini membuktikan bahwa pembinaan putera-puteri Papua itu berhasil. Kesempatan buat putera puteri Papua juga terbuka dan tak ada diskriminasi.  Yeheskiel menyebut ini menjadi catatan apik dimana ada anak Papua yang bisa menjadi lulusan terbaik dan mendapat  penghargaan Adhi Makayasa. “Tidak semua orang bisa dan penilaian ini tak ada rekayasa sebab pendidikan berlangsung selama 4 tahun,” tambahnya.

Danlantamal menjelaskan bahwa Always ini sendiri merupakan binaan Lantamal X tahun di 2017 dan saat ini sedang mempersiapkan diri untuk dilantik oleh Pak Presiden di Istana Negara.

Yeheskiel semakin berbangga sebab tak hanya Always yang berprestasi karena sang kakak, Joel Tiris sudah menyandang perwira di TNI AL lebih dulu. Danlantamal mengajak putera-puteri Papua bergabung dengan TNI. “Sebagai komandan Lantamal saya mengajak berabung dengan TNI AL  memperkuat kapal perang republik Indonesia dan menjadi prajurit petarung TNI AL,” ucapnya penuh semangat.

Sementara sang ayah, Alex Tiris dan istrinya, Dermawaty Pandjaitan tak henti – hentinya berucap syukur. Ia mengaku tak pernah menyangka jika sang anak bisa mencapai prestasi  tertinggi.

Pasalnya sebagai juru parkir di Jayapura, ia hanya menekankan agar anaknya disiplin yang terus mengucap syukur dalam kondisi apapun.  “Kami tak pernah menyangka, apalagi Always tak pernah bercerita jika dirinya mendaftar di TNI AL. Ia hanya pulang ke rumah kemudian senyum senyum dan ketika ditanya ia hanya menjawab jika dirinya diterima menjadi prajurit TNI AL,” kenang sang ayah. Meski telah diterima ternyata ini tak lantas membuat sang ibu, Demawaty bahagia. Ia justru cemas mengingat yang ia tahu jika sudah mendaftar nantinya ada biaya pendidikan yang harus diselesaikan.

“Saya bilang nanti bagaimana biaya pendidikannya sebab kita tidak punya uang, belum lagi biayanya bisa mencapai miliaran. Tapi semua berubah karena setelah lulus kami tidak mengeluarkan uang sepeserpun,” cerita Demawaty.

Wanita yang sebelumnya melakukan pelayanan di gereja Pelita Kasih Cibubur ini hanya menekankan agar sang anak tidak pernah bolos sekolah dan tertib dalam menuntut ilmu. Hasilnya? Seperti yang ada sekarang. “Apalagi ekonomi keluarga dengan penghasilan ayahnya yang hanya sebagai tukang parkir tentu sangat berat tapi anak kami bisa menjawab semua dan kami bangga sekali,” tambahnya.

Saat ini kedua orang tua Always sedang dipersiapkan untuk diberangkatkan ke Jakarta guna mengikuti pelantikan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. “Kami menunggu aba – aba dari Jakarta. Yang  jelas tugas kami adalah mempersiapkan semuanya untuk kedua orang tuanya ini dan tentunya kami juga ikut bangga,” tutup Danlantamal. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *